Suara.com - Pendiri Saiful Mujani Research Consulting atau SMRC Saiful Mujani mengatakan, berdasarkan hasil studinya tentang toleransi tahun 2004 hingga 2017, masyarakat masih intoleran terhadap perbedaan. Hal ini dikatakan Saiful dalam akun youtubenya SMRC TV, Kamis (14/4/2022).
"Kalau kita lihat dari sikap masyarakat tentang toleransi, kesetaraan masalah toleransi di antara warga negara masih berat," ujar Saiful.
Bahkan ia menyebut aktivis seperti Ade Armando berhadapan dengan kelompok yang besar. Diketahui terjadi tindakan penganiayaan terhadap Dosen UI Ade Armando saat berada saat aksi unjuk rasa di depan DPR, Jakarta pada Senin (11/4).
Sehingga, kata dia, permasalahan toleransi menjadi tantangan negara yang bertanggungjawab untuk menjamin hak-hak kewarganegaraan. "Ini masalah yang sangat basic, masalah hak kewarganegaraan," kata dia.
Saiful menyebut ada dua persoalan yang menyebabkan masih lenggengnya intoleransi. Pertama, yakni masalah pendidikan yang kurang menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan.
"Mungkin masalah pendidikan kita mungkin nampaknya kurang begitu kuat, untuk menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan," papar dia.
Kedua, yaitu permasalahan penegakkan hukum yang tebang pilih. Sehingga warga tidak mendapatkan rasa keadilan.
"Penegakan hukum harus quality, maupun quantity mungkin harus ditingkatkan. Untuk menjaga karena bagaimanapun negara harus kuat, dalam arti bukan represif tapi betul-betul menegakkan hukum sesuai dengan yang sudah dibuat oleh pembuat hukum dalam hal ini DPR," kata Saiful.
Karena itu ia mengharapkan semua elemen termasuk pemerintah untuk memperhatikan aspek permasalahan dan tantangan yang dihadapi terkait intoleransi.
Baca Juga: Pengeroyok Ade Armando Tertangkap, Tujuh Orang Ditetapkan Tersangka
"Harapan saya semua menjadi concern, terutama pemerintah dan para elit politik untuk memperhatikan aspek ini secara lebih sistematik untuk Indonesia yang lebih baik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Stasiun Gambir Padat Jelang Lebaran, Pendapatan Porter Tembus Rp 400 Ribu per Hari
-
Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu
-
4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi
-
Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?
-
AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg
-
Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?
-
Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami