Syed Mumtaz Ali, juga seorang penduduk Hyderabad Colony, mengatakan itu adalah hidangan orang Arab.
Ayahnya membuka toko kelinci di daerah itu lebih dari lima dekade yang lalu.
Kini Ali sendiri menjalankan restorannya sendiri, Munnu Bhai Food Corner, lanjutan dari bisnis ayahnya.
“Metodenya sama,” katanya.
“Saya tidak mengubahnya. Ini adalah campuran gandum dan daging yang sama, tetapi kami telah menambahkan rempah-rempah kami sendiri ke dalamnya.”
Pada hari-hari biasa, sebagian besar pembeli adalah keturunan Arab, tetapi selama Ramadhan, anggota dari setiap komunitas Pakistan tiba di Koloni Hyderabad untuk berbuka puasa dengan kelinci atau membawanya pulang untuk makan malam berbuka puasa.
“Saya menjual 4-4,5 maund (hingga 180 kg) kelinci setiap hari,” kata Ali.
Tepat di sebelah Pojok Makanan Munnu Bhai, ada dua tempat makan lain yang menyajikan hidangan yang sama, yang menunjukkan betapa populernya makanan tersebut di daerah tersebut.
Bagi Saleh Abdullah Bawazir yang juga seorang Arab Pakistan, harees dan komunitasnya tidak dapat dipisahkan.
Baca Juga: Umat Islam Tadarus Alquran di Depan Klenteng
“Itu wajib,” katanya.
“Kita tidak bisa hidup tanpanya.”
Berita Terkait
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
-
Review Jujur Almaz Fried Chicken Kediri: Ayam Goreng Arab dengan Rempah yang Nendang!
-
Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya
-
Heboh Jule Diduga Hamil Anak Safrie Ramadhan, Begini Awal Mulanya
-
Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja