Suara.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN dinilai sebagai tulang punggung pembangunan IKN Nusantara. Hal ini diungkapkan oleh pengamat infrastruktur dari The Housing and Urban Development (The HUD) Institute, Yayat Supriatna.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Yayat menilai APBN akan menjadi tulang punggung utama IKN Nusantara untuk tahun 2024. Menurutnya, sebagian besar dana APBN fokus digunakan untuk percepatan hingga tahun 2024.
"Anggaran APBN adalah tulang punggung utama IKN untuk tahun 2024," ujar Yayat di Jakarta, Minggu (17/4/2022).
Adapun pekerjaan yang paling banyak berasal dari Kementerian PUPR. Pekerjaan ini terkait infrastruktur jalan, pembangunan serta konstruksi utilitas air, dan sebagainya di IKN Nusantara.
Yayat menjelaskan, kekuatan APBN itulah yang menjadi cikal bakal IKN Nusantara dapat menarik perhatian dan minat dari para investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Selain itu, standar infrastruktur yang baik juga bisa menjadi faktor untuk menarik perhatian para investor.
"Dengan standar infrastruktur yang berkualitas serta dengan pelayanan yang bagus, maka investor akan tertarik untuk berinvestasi di IKN," jelas Yayat.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah mencadangkan anggaran sebesar Rp27-Rp30 triliun dalam APBN 2023. Cadangan anggaran ini untuk keperluan pembangunan IKN Nusantara.
"Kita juga di dalam APBN tahun depan sudah mencadangkan untuk belanja pembangunan ibu kota negara baru, yaitu antara Rp27-30 triliun di dalam rangka untuk membangun infrastruktur dasar," kata Sri Mulyani.
Baca Juga: Sekber Bongkar Alternatif Agar Jokowi Bisa Menang Pilpres 2024: Maju Bareng Prabowo
Sri Mulyani mengatakan, alokasi dari APBN 2023 tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun gedung pemerintahan Kementerian Perhubungan, yang bakal berperan menciptakan simpul konektivitas di IKN Nusantara.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya sempat menyampaikan perkiraan pemerintah mengenai total kebutuhan anggaran untuk IKN Nusantara, yakni mencapai Rp466 triliun.
Nantinya, 20 persen di antaranya bakal dipenuhi melalui APBN. Sedangkan 80 persen sisanya diupayakan melalui Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KBPU) serta swasta.
Presiden Jokowi juga telah meminta Otorita IKN Nusantara yang dikepalai Bambang Susantono, bersama wakilnya Dhony Rahajoe, untuk bisa bekerja secara baik.
Jokowi berharap mereka lincah dan fleksibel untuk mendapatkan sumber-sumber pendanaan pembangunan ibu kota baru Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Sekber Bongkar Alternatif Agar Jokowi Bisa Menang Pilpres 2024: Maju Bareng Prabowo
-
Akun Jokowi Pamer Jalan Tol, Pakar: Siapapun Presidennya Pasti Bisa Membangun dengan Utang
-
Minta Mahasiswa Demonstrasi Setiap Minggu Menolak Jokowi Tiga Periode, Amien Rais: Tapi Waspada Penumpang Gelap
-
Amien Rais Ajak Mahasiswa dari Sabang sampai Merauke Buat Demo Tiap Pekan
-
Ramai Dibandingkan dengan Jokowi, Siapa Daendels dan Bagaimana Sejarah Pembangunan Jalan Anyer-Panarukan?
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba