Suara.com - Adab berbuka puasa tidak hanya menghilangkan dahaga dan memakan makanan manis sebagai permulaan. Ada beberapa adab berbuka puasa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Kita bisa mengikuti sunah yang diajarkan Rasulullah ini untuk berbuka puasa.
Berikut Suara.com mengulas beberapa adab berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Adab Berbuka Puasa
1. Perbanyak Doa
Adab berbuka puasa ajaran Rasulullah dan diriwayatkan dalam al-Baihaqi 3/345 adalah memperbanyak doa. Tidak boleh lupa membaca doa berbuka puasa, dan dianjurkan membaca doa-doa lainnya seperti doa orang tua kepada anaknya, doa anak untuk orang tuanya, dan memanjatkan doa untuk orang-orang yang sedang safar atau menjadi musafir. Bacalah doa berbuka puasa berikut sebelum membaca doa-doa lainnya.
Bunyi doa berbuka puasa adalah sebagai berikut:
Allahumma Laka Sumtu Wa’Ala Rizqika Afthortu
Artinya: Ya Allah untukmulah aku berpuasa dan atas rezkimu aku berbuka.
2. Membaca basmalah sebelum makan
Baca Juga: Doa Berbuka Puasa Ramadhan: Keutamaan, Waktu Membaca hingga Beberapa Versi Bacaannya
Adab berbuka puasa selanjutnya adalah membaca basmalah sebelum makan. Walaupun sebenarnya membaca basmalah sebelum makan dianjurkan tidak hanya selama bulan ramadhan saja, namun harus sudah sudah menjadi kebiasaan kehidupan sehari-hari. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda, "Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)".
3. Membaca doa setelah membatalkan puasa
Setelah membatalkan puasa, dianjurkan juga untuk membaca doa setelah membatalkan puasa. Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam apabila telah berbuka puasa, beliau berdoa : “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.”
4. Membatalkan puasa dengan Ruthod, Tamr, atau air mineral
Dianjurkan sesuai dengan adab berbuka puasa Rasulullah SAW, untuk berbuka puasa sebaiknya memakan tiga jenis makanan berikut:
- Ruthod yang merupakan kurma berwarna cokelat muda dan masih basah
- Tamr yang merupakan kurma matang dan sudah kering
- Minum air mineral yang menyegarkan
Jika tidak memiliki Ruthod dan Tamr, maka pilihan ketiga yaitu air adalah yang terbaik sesuai anjuran Rasulullah SAW untuk membatalkan puasa.
Demikian itu adab berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Doa Berbuka Puasa Ramadhan: Keutamaan, Waktu Membaca hingga Beberapa Versi Bacaannya
-
8 Amalan Sunnah saat Idul Fitri yang Sering Dikerjakan Rasulullah di Hari Raya
-
Bacaan Doa Kamilin: Doa Setelah Sholat Tarawih Lengkap dengan Artinya
-
5 Amalan Malam Lailatul Qadar serta Ciri-ciri Datangnya Malam Lebih Baik dari Seribu Bulan
-
6 Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan, Jangan Sampai Ada yang Terlewat!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat