Suara.com - Presiden Joko Widodo telah menetapkan lima agenda transformasi digital untuk menyiapkan Indonesia memanfaatkan potensi sektor digital. Untuk mewujudkan agenda tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengajak pemuda Inonesia memanfaatkan program pengembangan talenta digital agar bisa mengoptimalkan transformasi digital pascapandemi Covid-19.
“Saya mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk berperan aktif dalam Roadmap Transformasi Digital Indonesia, khususnya mengambil bagian dalam program Pengembangan Talent Digital yang dikembangkan oleh Kementerian Kominfo,” ujarnya, saat memberikan Keynote Speech secara virtual dalam Y20 Pre-Summit of Indonesia’s G20 Presidency dari Jakarta Pusat, Sabtu (23/4/2022).
Menurut Johnny, Kominfo telah menyiapkan tiga kegiatan pengembangan talenta digital mencakup tiga level keterampilan, yaitu pertama, keterampilan dasar digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (Siberkreasi), kedua, keterampilan digital menengah melalui kerjasama dengan perusahaan teknologi global seperti Alibaba, Amazon, Cisco, Facebook, GoJek, Google, Huawei, Microsoft, dan Oracle. K
etiga, keterampilan digital tingkat lanjut melalui kerjasama dengan universitas terkemuka, seperti Tsinghua University, National University of Singapore, Harvard Kennedy School, dan Oxford University.
“Saya yakin, program-program ini dapat menjadi tolok ukur bagi negara dan negara lain untuk membina talenta digital yang mungkin tidak hanya mendapat manfaat tetapi juga mengoptimalkan transformasi digital,” tuturnya.
Mengutip Precedence Research, Menkominfo menyatakan, ukuran pasar transformasi digital global pada tahun 2020 mencapai 21,8 miliar Dolar AS dan mencapai lebih dari 1.692,40 miliar Dolar AS pada tahun 2030.
Bahkan International Data Corporation (IDC), tahun lalu memperkirakan pengeluaran untuk transformasi digital akan mencapai 2,8 triliun Dolar AS pada 2025.
“Indonesia juga menggemakan tren global ini. Sektor informasi dan komunikasi juga menjadi penyumbang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) terbesar kedua dengan kontribusi rata-rata antara 2019 hingga 2021 mencapai 8,94 persen,” jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengeluarkan lima arahan agenda transformasi digital Indonesia. Agenda itu memuat mandat prioritas, antara lain (1) perluasan akses internet dan peningkatan infrastruktur digital; (2) merancang roadmap transformasi digital nasional; (3) pembentukan dan operasionalisasi Pusat Data Nasional; (4) meningkatkan suplai dan pengembangan talenta digital Indonesia; dan (5) mengembangkan regulasi dan mekanisme pendanaan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Tak Perlu Antigen, Jokowi Izinkan Anak di Bawah Umur Mudik Lebaran 2022
“Untuk mengimplementasikan 5 arahan di atas, Kominfo telah mengadopsi pendekatan holistik melalui penetapan roadmap transformasi digital yang berfokus pada 4 sektor strategis yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital,” jelasnya.
Selain pengembagan talenta digital, Kominfo juga membangun infrastruktur digital untuk memastikan kesiapan digital. Melalui penggelaran jaringan yang komprehensif, yang terdiri dari jaringan backbone, middle-mile dan last-mile telekomunikasi Indonesia.
“Kami berupaya agar tidak ada yang tertinggal untuk memanfaatkan koneksi internet secara produktif,” tegas Menkominfo.
Menkominfo berharap, pemuda akan dapat berkontribusi terhadap perdamaian dan kerja sama dunia yang adil, sejahtera.
“Saya yakin bahwa melalui inisiatif dan semangat kaum muda, kolaborasi antargenerasi yang efektif dapat dibangun untuk mendorong pembangunan dan kemajuan,” ungkapnya.
Dalam acara itu hadir, Menpora, Zainuddin Amali, Menteri BUMN, Erick Thohir, dan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah.
Berita Terkait
-
Kominfo: PeduliLindungi Cegah Jutaan Orang Terpapar COVID-19 di 2021-2022
-
IKN Akan Diwujudkan sebagai New Smart City dan Pusat Teknologi Digital Tingkat Global
-
Kominfo Ultimatum Aplikasi-aplikasi yang Langgar Prinsip Pelindungan Data Pribadi
-
Kominfo: Representasi Perempuan Indonesia di Sektor Teknologi Masih Kurang
-
Kementerian Kominfo Gelar Bimbingan Teknis Pelaksanaan Uji Kompetensi JFPH 2022
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?