Suara.com - Bursa Pilpres 2024 masih terus menjadi perbincangan hingga saat ini. Beberapa nama seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) digadang-gadang bakal masuk ke dalam bursa Pilpres 2024.
Berdasarkan Lembaga Survei Independen (LSI), terdapat pasangan potensial di Pemilu 2024.
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, duet Anies Baswedan dan AHY rupanya menjadi yang paling diinginkan rakyat.
Hal tersebut berdasarkan sejumlah simulasi yang telah dilakukan.
Simulasi pertama Pilpres diikuti empat pasangan calon, antara lain Anies-AHY, Prabowo-Puan, Ganjar-Airlangga, dan Gatot Nurmantyo-Ridwan Kamil.
Dari simulasi tersebut, hasilnya Anies-AHY lebih unggul dengan dukungan sebesar 32,8 persen.
Sementara itu, Prabowo-Puan berada sebesar 28,6 persen, Ganjar-Airlangga 14,1 persen, dan Gatot-Ridwan 7,2 persen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur LSI Fathur Rahman.
Kemudian pada simulasi kedua, pasangan Anies-AHY juga unggul. Anies-AHY mendapatkan dukungan 36,9 persen.
Baca Juga: Momen Balita Rebut Mic Anies Baswedan Bikin Gemes, Warganet: Masyaallah Teduh Sekali
"Yang belum menentukan pilihan ada sebanyak 19,8 persen. Gabungkan pasangan calon yang dihasilkan melalui simulasi pasangan yang paling diinginkan oleh rakyat pada pemilu 2024," kata Fathur, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com.
Perlu diketahui, survei LSI ini digelar pada 7-15 April 2022. Survei tersebut melibatkan 1500 responden di 34 provinsi di Indonesia.
Survei menggunakan metode multistage random sampling, toleransi kesalahan atau margin of error survei plus minus 3,05% dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Anies Pilih Temui Warga Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ketimbang Rapat Paripurna, DPRD: Jangan Pencitraan Saja!
-
PKS Tuding Interpelasi ke Anies Baswedan yang Diusulkan Ketua DPRD DKI Jakarta Sudah Politis
-
Momen Balita Rebut Mic Anies Baswedan Bikin Gemes, Warganet: Masyaallah Teduh Sekali
-
Tolak Interpelasi Anies soal Formula E Kembali Digulirkan, PKS: Terlalu Bernuansa Politik
-
Pastikan Prabowo Subianto Maju Di Pilpres 2024, Gerindra: Pejuang Akan Maju Sampai Tujuan Tercapai
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!