Suara.com - Partai Buruh dan sejumlah organisasi serikat buruh lakan menggelar aksi May Day pada 1 Mei 2022, Minggu (1/5/2022).
Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan partainya dan organisasi serikat buruh akan menggelar aksi di depan kantor KPU.
"Kegiatan pertama pada tanggal 1 Mei akan ada aksi Partai Buruh dan organisasi serikat buruh di depan kantor KPU di depan kantor KPU," ujar Said Iqbal dalam jumpa pers secara virtual, Senin (25/4/2022).
Said Iqbal menuturkan alasan menggelar aksi di depan KPU, karena akan ada Pemilu 2024 mendatang. Sebab kata dia, nantinya diselenggarakannya Pemilihan Umum akan berimplikasi kepada kebijakan-kebijakan masa depan terhadap kelas pekerja, buruh petani, nelayan miskin kota, migran buruh migran, pekerja rumah tangga guru honorer, ojek online dan lainnya.
"Oleh karena itu Partai Buruh dan organisasi serikat buruh memilih tahun 2022 melaksanakan perayaan Mei pada tanggal 1 Mei adalah aksi di KPU," kata dia.
Said Iqbal menyebut ada tiga tuntutan saat menggelar aksi di KPU. Pertama yakni pemilu yang jujur dan adil, kedua menolak politik uang atau money politik dan ketiga, melaksanakan Pemilu 14 Februari 2024 dan Pilkada pada November 2024.
"Kenapa perlu disuarakan oleh kaum buruh pada saat May Day? Karena kalau pemilunya curang, kemudian tidak berlaku jujur dan adil, dan tidak terbuka, maka yang terpilih nanti baik DPR maupun presiden maupun bupati, walikota dan gubernur akan juga orang-orang yang curang, tidak ada keberpihakan pada rakyat, kalau orientasi politik uang dan tidak jurdil," papar Iqbal.
"Kalau pemimpinnya yang dipilih tidak sesuai dengan mekanisme pemili jurdil dan tidak boleh ada politik uang, pasti kan pemilihannya (Pemilu) juga buruk," sambungnya.
Selain itu, Iqbal mengatakan usai dari KPU, Partai Buruh dan organisasi serikat buruh akan menggelar aksi teatrikal Bundaran Hotel Indonesia.
Baca Juga: Apa Itu Partai Mahasiswa Indonesia? Parpol yang Sudah Terdaftar Kemenkumham Ini Jadi Sorotan
"Ada semacam teaterikal di Bundaran HI, membawa tuntutan yaitu turunkan harga bahan-bahan pokok, yang kedua adalah tolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja," ungkap Said Iqbal.
Tak hanya itu, Said Iqbal menuturkan pihaknya kemudian bertolak ke Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail untuk merayakan peringatan MayDay tahun 2022.
Partai Buruh kata Said Iqbal akan memberikan penghargaan atau Buruh Award dalam dua kategori yakni penganugerahan Pahlawan Buruh Nasional dan Tokoh Partai Buruh Indonesia.
"Penganugerahan pahlawan buruh nasional, ada 4 orang yang sudah kami siapkan akan kami berikan partai buruh bersama organisasi serikat buruh. Kategori kedua, pengangerahan tokoh partai buruh Indonesia. Ada hampir kurang lebih 15 orang yang dianugerahkan Buruh Award dalam kategori tokoh buruh Indonesia 1 Mei 2022," kata dia.
Selain itu, acara penganugerahan, Said Iqbal menuturkan akan ada pemutaran film terkait dengan perjuangan kelas buruh di gedung Perfilman Usmar Ismail.
"Selain orasi ada pentas seni yang terkait dengan perburuan dan pemutaran film yang terkait perjuangan kelas pekerja buruh nelayan buruh honorer miskin kota pekerja rumah tanggal buruh migran dan lain-lain."
Tag
Berita Terkait
-
Apa Itu Partai Mahasiswa Indonesia? Parpol yang Sudah Terdaftar Kemenkumham Ini Jadi Sorotan
-
Jelang Lebaran, Massa Buruh akan Aksi Peringati May Day di Bundaran HI Tolak Omnibus Law dan Protes Menko Airlangga
-
MayDay 2022, Buruh Bakal Demo di KPU dan Bundaran HI: Tolak Politik Uang hingga Desak Mendag Lutfi Dicopot
-
Pemerintah Diminta Tidak Setengah Hati Siapkan Anggaran Pemilu 2024, Walau Efisiensi Perlu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer