Suara.com - Pemerintah telah membolehkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Dengan kesempatan ini pastinya masyarakat memanfaatkan ini untuk berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman.
Angkutan mudik pun telah siap untuk menampung dan mengantarkan pemudik ke kampung halaman. Salah satunya, Bus VVIP yang bisa mengantarkan para sultan ke kampung halaman.
Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (Ipomi), Kurnia Lesani Adnan mengatakan, banyak perusahaan otobus yang melayani mudik para sultan. Menurut dia, di dalam bus tersebut tersedia sofa hingga kamar tidur.
"Jadi pakai bus besar di bagian belakangnya ada tempat tidur, ada kamar mandi, ada kitchen," ujarnya saat dihubungi, Rabu (27/4/2022).
Selain itu, lanjut Sani, di dalam bus tersebut para sultan juga bisa melakukan karaoke agar tidak bosan selama perjalanan.
"Ada audio yang buat karaoke, segala macam seat-nya hanya 10-11, itu ada di beberapa seat," ucap dia.
Namun para Sultan harus mengocek kantong sebesar Rp 7 juta per hari untuk bisa menaiki bus VVIP tersebut.
"Kalau hari biasa Rp7 juta sehari, kapasitasnya macam-macam ada yang 10 orang ada yang 15 orang, ada yang cuma 8 orang tapi di belakangnya lebih gede," ucap dia.
Baca Juga: Minta Masyarakat Lebih Cerdas saat Wisata Lebaran, Satgas Covid-19: Jangan Datangi Lokasi Kerumunan
Berita Terkait
-
Minta Masyarakat Lebih Cerdas saat Wisata Lebaran, Satgas Covid-19: Jangan Datangi Lokasi Kerumunan
-
Pengusaha Bus Buka Suara: Kenaikan Harga Tiket Bukan Cari Untung, Tapi Tutup Biaya Operasional
-
Meski Harga Naik, Bobby Nasution Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Lebaran
-
Cerita Porter Stasiun Pasar Senen: Korban Pandemi, Berpeluh Keringat Demi Uang Tip Pemudik
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh