Suara.com - Televisi pemerintah Rusia pada Rabu (27/4) menayangkan petikan video Konstantin Yaroshenko, pilot Rusia yang telah menjalani hukuman penjara selama 20 tahun karena menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat, saat ia berkumpul kembali dengan keluarganya.
Di tengah ketegangan yang terjadi antara hubungan AS dan Rusia saat ini, kedua negara mengambil langkah mengejutkan dengan melakukan pertukaran tahanan.
Rusia membebaskan seorang veteran marinir Amerika atas imbalan pembebasan Yaroshenko, seorang terpidana pengedar narkoba Rusia yang telah menjalani hukuman penjara dalam waktu lama di Amerika.
Rekaman video yang diputar televisi Rusia itu menunjukkan pertemuan Yaroshenko dengan putri dan istrinya sesaat setelah ia mendarat di Moskow. Ia mengatakan kepada wartawan RTR bahwa ia tidak diperlakukan dengan baik di Amerika, namun dukungan keluarga dan keyakinannya membantunya tetap kuat.
Di sisi lain, Rusia membebaskan Trevor Reed, seorang veteran marinir Amerika yang telah dipenjara selama tiga tahun di Moskow. Ayah Reed, Joey Reed, mengatakan pada CNN bahwa pertukaran tahanan itu berlangsung di Turki.
Pertukaran tahanan itu menjadi manuver diplomatik yang penting, bahkan pada masa damai sekalipun.
Langkah yang diambil oleh AS dan Rusia untuk saling bertukar tahanan itu begitu mengejutkan karena serangan Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari lalu telah mendorong hubungan antara kedua negara ke titik terendah dalam beberapa puluh tahun terakhir.
Yaroshenko telah menjalani hukuman penjara federal untuk vonis 20 tahun kurungan di Connecticut karena berkonspirasi menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat. Ia ditangkap di Liberia pada tahun 2010 dan diekstradisi ke Amerika.
Departeman Kehakiman AS menggambarkannya sebagai “seorang pengedar narkoba internasional yang berpengalaman,” yang bersekongkol untuk mendistribusikan ribuan kilogram kokain ke seluruh dunia.
Baca Juga: Terimbas Perang Rusia-Ukraina, Desa-desa Di Moldova Ditembaki
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki, pada Rabu (27/4), menjelaskan alasan melakukan pertukaran tahanan yang tidak terduga itu di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
“Hari ini adalah momen sangat berharga yang menunjukkan komitmen Presiden Biden untuk membawa pulang warga Amerika yang disandera dan ditahan secara salah di berbagai penjuru dunia,” kata Psaki.
Terlepas dari pembebasan Reed, masih ada beberapa warga Amerika lain yang tetap dipenjara di Rusia, termasuk bintang NBA Britney Griner dan eksekutif keamanan perusahaan Michigan Paul Whelan. (Sumber: VOA)
Berita Terkait
-
Terimbas Perang Rusia-Ukraina, Desa-desa Di Moldova Ditembaki
-
Invasi Rusia dan Ukraina Berlanjut, Mercedes-Benz Belum Melihat Dampak dari Penghentian Pengiriman Gas Alam
-
The Best 5 Oto: Duo Mobil Listrik Honda di China, Audi via Trans-Siberia, Volta Trucks ke Britania Raya
-
Soal Aplikasi PeduliLindungi, Indonesia Dituduh Melanggar HAM, Akademisi: Perlu Memberi Pelajaran Kepada AS!
-
DJI Stop Jual Drone di Rusia dan Ukraina, Tak Mau Digunakan Jadi Alat Perang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi