Suara.com - Pemudik sudah mulai berdatangan ke Rangkasbitung, Lebak, Banten. Mereka sudah penuhi ruas jalan Baypas Rangkasbitung.
Pemudik yang datang menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi.
Pemudik kendaraan yang melintasi jalan Baypass Rangkasbitung diprediksi puncak arus mudik, karena sejak sore Sabtu kemarin sudah padat.
Mereka para pemudik kebanyakan dari arah Tangerang, Bogor dan Jakarta.
"Kendaraan pemudik yang melintasi jalan Baypass Rangkasbitung dengan tujuan sejumlah daerah di Kabupaten Lebak dan Pandeglang," kata Iptu Yayat, seorang petugas di Posko Mandala di Lebak, Minggu.
Kendati kondisi jalan itu padat kendaraan, namun perjalanan lancar, sebab petugas melakukan penjagaan di sudut perempatan guna menghindari kemacetan.
"Kita berharap pemudik mematuhi lalu lintas sehingga selamat sampai tujuan dan bisa merayakan Lebaran di kampung halaman," kata menjelaskan.
Polisi mengimbau pemudik agar hati-hati selama perjalanan dan mengutamakan keselamatan.
Mereka pemudik sepeda motor menggunakan helm dan tidak membawa barang barang berlebihan karena bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Pemudik kelelahan dan kecapaian disarankan beristirahat di posko yang disediakan pemerintah daerah.
"Kami minta pemudik kendaraan agar selalu hati-hati dan mengutamakan keselamatan, " katanya menjelaskan.
Hingga saat ini petugas belum menerima kasus laporan kecelakaan lalu lintas, karena petugas disebar di lokasi-lokasi rawan kecelakaan juga kemacetan.
Selain itu petugas juga disebar di daerah-daerah rawan kejahatan begal. "Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga lingkungan, " katanya.
Sementara itu, sejumlah pemudik kendaraan mengaku dirinya merasa senang tahun ini bisa mudik ke kampung halaman setelah pemerintah membolehkan dengan syarat divaksin booster.
"Kami dan isteri sudah divaksin lengkap agat bisa mudik ke kampung halaman, " kata Ujang, seorang pemudik sepeda motor bertujuan ke Panimbang Pandeglang dari Tangerang. (Antara)
Berita Terkait
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?