Suara.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau sirkuit Formula E mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Termasuk pengamat yang menganalisis pertemuan itu.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia Democratic Policy Satyo Purwanto menilai kedekatan Presiden Jokowi dengan Anies dalam pertemuan itu multitafsir.
Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi salah satu manfaat dan jalan bagi Jokowi untuk menjadi king maker. Hal ini diungkapkan untuk merespons kedatangan Jokowi meninjau sirkuit Formula E yang selesai dikerjakan Anies sambil menaiki mobil golf.
"Jokowi bisa pensiun dengan nyaman kalau warisannya diadopsi oleh Anies,” ujar Satyo, Jumat (29/4/2022).
Lebih lanjut, Satyo menilai ajang balapan Formula E bisa menjadi proyek mercusuar bagi Anies jika berjalan dengan sukses pada Juni nanti. Sosok Anies dinilai bisa lolos dari lubang jarum, apabila berhasil menggelar Formula E.
“Akhirnya Anies bisa lolos dari lubang jarum. Sebab, Formula E jelas menjadi satu-satunya pertaruhan. Hal itu akan menjadi bencana bagi Anies kalau gagal dilaksanakan,” katanya.
Dalam kesempatan ini, Satyo Purwanto juga berpesan kepada pendukung Jokowi garis keras untuk lapang dada jika presiden mereka memberikan dukungan kepada Anies dalam Pilpres 2024.
"Pendukung Jokowi garis keras harus siap-siap menerima kenyataan jika suatu hari restu Jokowi diberikan kepada Anies Baswedan,” pesannya.
Satyo menilai dukungan Presiden Jokowi untuk mantan bawahannya itu bukan hal yang mustahil. Apalagi, kondisi politik di Indonesia dinilai sangat pragmatis.
Baca Juga: Ketua Umum PAN Zukifli Hasan Ikut Salat Ied Bareng Anies di JIS
“Sebab, politik kekuasaan di Indonesia sangat pragmatis. Semua kemungkinan bisa terjadi,” ujar Satyo.
Berita Terkait
-
Ketua Umum PAN Zukifli Hasan Ikut Salat Ied Bareng Anies di JIS
-
Presiden Jokowi Shalat Idul Fitri 1443 Hijriah di Gedung Agung Yogyakarta
-
Tiket Formula E Resmi Dijual dengan Pajak 15 Persen, Berapa Harganya?
-
Presiden Jokowi Akan Salat Idulfitri Di Istana Kepresidenan Yogyakarta
-
Rela Datang Jauh-Jauh untuk Melihat Anies di JIS, Warga: Semoga Anies Jadi Presiden
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina