Suara.com - Berikut ini penjelasan hukum menikahi sepupu sendiri menurut Islam sebagaimana dijelaskan oleh Buya Yahya.
Pertanyaan seputar hukum menikahi sepupu sendiri menurut Islam mulai banyak muncul pasca lebaran 2022 ini. Bagaimana bisa?
Umumnya, hal ini terjadi ketika kerabat-kerabat atau keluarga besar bersilaturahmi. Mungkin banyak anggota keluarga yang jarang bertemu dan baru mengenal pertama kali saat acara temu keluarga itu.
Mereka pun mulai menyadari ternyata sepupunya terlihat cantik, tampan atau memiliki kepribadian yang baik. Lalu akhirnya, muncul rasa tertarik, cinta hingga memutuskan menjalin hubungan.
Buya Yahya, pimpinan Pondok Pesantren Al-Bahjah, juga mendapat pertanyaan seperti ini. Penjelasannya dibagikan ke kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 31 Juli 2018.
Menurut Buya Yahya, pernikahan dengan sepupu sendiri dalam Islam itu tidak dilarang.
"Selagi kasusnya dia hanya anak uwak (sepupu), maka anda boleh menikah dengan dia. Artinya tidak ada larangan lainnya," ujar Buya Yahya.
Buya menekankan bahwa hukum menikahi sepupu sendiri dalam Islam adalah diperbolehkan atau tidak haram, asal tidak ada larangan yang lainnya.
Tapi kalau sepupu itu adalah sepersusuan dengan anda, maka itu tidak boleh. "Asal tidak ada mahrom-nya (larangan) lain maka diperbolehkan," kata Buya Yahya.
Baca Juga: Hukum Menikahi Sepupu dalam Islam serta Ditinjau dari Segi Kesehatan
Ia menambahkan, "Cuman himbauannya dalam agama Islam, kalau menikah jangan terlalu dekat (kekerabatannya). Sepupu adalah terlalu dekat, tapi itu tidak dilarang."
Hukum Menikahi Sepupu Sendiri dalam Al Quran
Ketentuan tentang larangan menikahi wanita yang termasuk mahram-nya ini tercantum dalam surat An-Nisa ayat 23.
Seorang laki-laki diharamkan menikahi wanita yang termasuk mahram-nya, seperti ibu kandung, saudara perempuan kandung, bibi, hingga keponakan perempuan. Saudara sepupu tidak termasuk di dalamnya.
Hal yang sama juga dijelaskan dalam surat Al-Ahzab ayat 50 yang artinya:
“Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu.” (QS. Al-Ahzab: 50)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah