Suara.com - Nelayan Jepara jalani tradisi lomban. Dalam tradisi lomban ini, nelayan melarungkepala kerban di laut.
Dua tahun sebelumnya, pelarungan kepala kerbau beserta sejumlah sesaji yang dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, hanya diikuti puluhan orang untuk menghindari kerumunan, sedangkan hari ini (9/5) kembali meriah karena diikuti ratusan orang.
Tradisi lomban atau larung kepala kerbau di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada tahun ini kembali digelar secara meriah dengan diikuti ratusan perahu nelayan setelah dua tahun sebelumnya digelar secara sederhana, Senin.
Pelarungan sesaji di Perairan Jepara dipimpin Bupati Jepara Dian Kristiandi dan sejumlah unsur muspida.
Sebelumnya mereka menempuh perjalanan laut sekitar 33 menit dari TPI Ujungbatu Jepara sebagai tempat kegiatan prosesi awal sebelum pelarungan.
Pelarungan dilakukan setelah kapal pengangkut sesaji berhasil menjauh dari perahu dan kapal yang ingin memperebutkan sesaji yang berisi kepala kerbau, ingkung (ayam utuh), jajanan pasar, serta ketupat dan lepat.
Sejumlah nelayan tetap nekat menceburkan diri ke laut setelah perahu yang mereka tumpangi berhasil mendekat.
Senggolan antarperahu maupun kapal nelayan pun tak terelakkan, namun tak ada perahu nelayan yang rusak karena tradisi lomban yang digelar setiap bulan Syawal menjadi acara tahunan sehingga peristiwa tersebut merupakan hal biasa.
"Kami bersyukur hingga acara tradisi larung kepala kerbau selesai dan kami kembali ke daratan, berlangsung lancar dan tidak ada permasalahan di lapangan," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi.
Menurut dia, tradisi lomban kupatan tahun ini memang berbeda dengan dua tahun sebelumnya, karena masyarakat luas bisa mengikutinya dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
Bahkan, kata dia, jumlah perahu nelayan yang mengikuti tidak hanya 109 perahu sesuai laporan, namun jumlahnya bisa lebih.
"Kita semua patut bangga karena perayaan kembali digelar secara meriah seperti sebelumnya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan tradisi peninggalan nenek moyang sebagai ungkapan syukur atas hasil tangkapan nelayan selama setahun," ujarnya.
Ia berdoa semoga Allah SWT mengabulkan permohonan para nelayan Jepara agar tahun ini hasil tangkapan di laut lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Bagi masyarakat Jepara yang tidak bisa menyaksikan secara langsung, juga disediakan tayangan live streaming di kanal Youtube Pemerintah Kabupaten Jepara. (Antara)
Berita Terkait
-
Tim Papan Bawah Momok Bagi Persija Jakarta, Macan Kemayoran Pantang Remehkan Persijap
-
Percaya Diri Tapi Tetap Waspada, Hanif Sjahbandi Ingatkan Persija Jakarta Jelang Jamuan Persijap
-
Sudah Ditunggu Persib, Persija Tegaskan Kemenangan atas Persijap Lebih dari 3 Poin
-
Persiapan Singkat Bukan Alasan, Persija Jakarta Siap Libas Persijap
-
Persija Bakal Habis-habisan Kalahkan Persijap Demi Puncak Klasemen Super League
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi