Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, menegaskan bahwa semua pihak harus membuat ruang publik agar tetap sehat. Menurutnya, ruang publik jangan diisi oleh kebisingan yang hadir atas kebencian.
Hal itu disampaikan Mardani menanggapi soal Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Ruhut Sitompul yang menjadi sorotan karena mengunggah foto orang yang identik dengan Gubernur DKI Anies Baswedan mengenakan pakaian adat Papua lengkap dengan kotekanya.
"Semua mesti membuat ruang publik sehat," kata Mardani saat dihubungi, Jumat (13/5/2022).
Mardani menilai, seharusnya Ruhut bisa lebih bijak lagi dalam berbuat sesuatu. Menurutnya, kebisingan yang disebabkan karena kebencian harus dihindarkan.
"Bijaklah berbuat. Jangan bising karena kebencian," ungkapnya.
Justru, kata Mardani, yang seharusnya dilakukan kekinian adalah adu karya dan adu gagasan.
Di sisi lain, Mardani mengenai pakaian adat Koteka tersebut sedungguhnya punya nilai dan filosofi di dalamnya. Sementara Anies merupakan orang yang kekinian masih menjabat sebagai kepala daerah.
"Koteka itu budaya bangsa kita. Ada filosofi dan nilai di dalamnya. Mas Anies itu Gubernur DKI. Salah satu pimpinan daerah," tandasnya.
Unggah Meme Anies
Baca Juga: Dipolisikan Setelah Unggah Meme Anies, PDIP DKI Minta Ruhut Taat Hadapi Proses Hukum
Untuk diketahui, Politikus PDIP Ruhut Sitompul kembali menjadi bulan-bulanan warganet. Hal ini setelah dia mengunggah foto editan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang dituding sebagai tindakan rasisme.
Dalam unggahan di Twitter pribadi Ruhut, @ruhutsitompul, Anies tampak mengenakan pakaian adat Papua lengkap dengan kotekanya.
“Hahaha kata orang Betawi usahe ngeri X sip deh," tulis Ruhut Sitompul sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Kamis (11/5/2022).
Hingga kini belum diketahui pasti apakah foto Anies Baswedan yang mengenakan pakaian adat Papua itu asli atau editan. Namun unggahan tersebut telah memantik kegeraman sejumlah warganet.
Berita Terkait
-
Dipolisikan Setelah Unggah Meme Anies, PDIP DKI Minta Ruhut Taat Hadapi Proses Hukum
-
Soal Pj Gubernur DKI, Giring PSI: Pengganti Pak Anies yang Penting Amanah Jaga Uang Rakyat dan Bisa Kerja
-
Hina Anies Baswedan dengan Rasisme, Tokoh NU Sebut Ruhut Sitompul Menjijikan dan Kelewat Batas
-
Terpopuler: Tokoh NU Kecam Aksi Ruhut Sitompul Unggah Foto Anies Baswedan, Bima Arya Tantang Agus Harimurti Yudhoyono
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin