Suara.com - Dalam sebuah hubungan, kesetiaan satu sama lain adalah salah satu aspek yang harus diperhatikan. Tak jarang sebuah hubungan berakhir karena salah satu pihak tidak mengistimewakan aspek kesetiaan tersebut.
Karena itulah seseorang umumnya berharap akan mendapat pasangan yang setia, bahkan kalau bisa sampai akhir hayat.
Namun apa jadinya jika aspek kesetiaan tersebut dikaitkan dengan kekayaan? Siapa yang akan dipilih, pasangan yang setia tetapi tidak punya harta, atau pasangan yang kaya raya namun kerap mendua?
Pertanyaan itulah yang disampaikan kepada seorang ibu-ibu di video unggahan akun @itha_weee, yang belakangan jawabannya menjadi viral karena cukup tidak terduga.
Bagaimana tidak? Pasalnya ibu-ibu itu dengan lantang memilih pasangan yang doyan selingkuh tetapi kaya raya.
"Pilih cowok kaya diselingkuhin atau cowok miskin tapi setia?" tanya seorang wanita muda yang menjadi pewawancara di video ini, seperti dikutip Suara.com, Senin (16/5/2022).
"Mendingan yang kaya aja dah, (kalau) selingkuh ge biarin," jawab ibu-ibu itu dengan tegas. "Kalau duitnya ngocor bae (turun terus) mah, kita gapapa."
Balasan yang cukup tidak terduga, apalagi datang dari seorang ibu-ibu paruh baya, bukan? Sosoknya pun semakin membuat publik terbahak ketika ditanya apakah ia tak sakit hati dengan pilihannya tersebut.
"Sakit hati lah, (tapi) yang penting ngasihnya gede ke kita. (Nanti) kita nyari lagi cowok, pacaran gitu," sahutnya.
Tak ayal konten yang turut diunggah ulang di akun Instagram @perecehans tersebut mendapat banyak respons warganet, yang tentu kebanyakan dibuat terperangah dengan jawaban si emak-emak.
Pasalnya bukan hanya memilih pasangan yang tidak setia asal bisa memberi cukup uang, ibu-ibu itu juga siap untuk balas bersikap tidak setia dengan uang yang didapatkannya.
"Menyesatkan," ujar @perecehans, tak lupa menambahkan emoji wajah menangis saking tidak percayanya dengan respons ibu-ibu itu.
"Fix nih emakk pinter banget," komentar warganet.
"Emak emang lebih logis," imbuh warganet lain yang menyepakati jawaban emak-emak tersebut.
"Bener nih nenek nenek, kita nggak butuh setia butuh duit," seloroh warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Cinta Ditolak Mentah-mentah, Cowok ABG Ini Nekat Sambangi Rumah Gadis Pujaan Hati Bukan Melamar Tapi Membakar!
-
Alami Hal Tak Terduga Saat Pamer Jurus Di Atas Panggung, Aksi Pesilat Ini Malah Bikin Ngakak
-
Mesin ATM Dijebol dan Ditarik Pakai Mobil, Aksi Pelaku Digagalkan Warga, Publik Geleng-geleng Kepala
-
Ngakak! Pria Ini Main Biliar Bukannya Sodok Bola Malah Begini Auto Panik
-
Geger Perempuan di Cianjur Terciduk Punya Dua Suami Diusir dari Kampung, Warga Ungkap Fakta Ini
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM