Suara.com - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Asfinawati menegaskan aparat kepolisian bukan alat pemerintah yang dikerahkan untuk mengamankan pembagunan proyek-proyek negara yang merugikan masyarakat. Pergeseran fungsi polisi, menurut Asfinawati terjadi saat konflik agraria di Wadas, Jawa Tengah.
Dia menyebut sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, kepolisian merupakan alat negara, bukan pemerintah.
Dalam peristiwa itu, dikerahkan ratusan aparat kepolisian untuk mengawal pengukuran lahan yang akan dijadikan tambang andesit. Akibatnya puluhan warga ditangkap dengan refresif, tanpa alasan yang tidak jelas.
Asfinawati lantas menyebut polisi bukan alat dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo atau Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Jadi polisi tidak pernah dikatakan alat pemerintah. Polisi bukannya alat pemerintah daerah. Bukan, alatnya Pak Ganjar Pranowo, alatnya Pak Jokowi, dia alat negara, artinya dia juga alat rakyat," kata Asfinawati dalam diskusi bertajuk Kekerasan Belum berhenti, Jumat (20/5/2022).
Asfinawati pun menyebut kejadian di Wadas, telah menunjukkan kesewenang-wenangan pemerintah dengan menggunakan aparat kepolisian dengan bersenjata lengkap.
"Tapi yang kita saksikan, polisi bukan lagi alat negara, karena dia tidak melindungi warga negara yang tidak melalukan kejahatan apapun, selain dia (warga Wadas) mempertahankan hak miliknya. Tapi justru polisi berpihak kepda alat yang lain," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Pamer Healing Berwudhu di Musala Kaki Gunung, Ganjar Pranowo Justru Dihujat Soal Kasus Wadas
-
Ganjar Pranowo Sambangi Kedai Durian di Medan, Warganet: Ngomong-ngomong Wadas Sudah Selesai Mas!
-
Jamaah Bentangkan Spanduk Save Wadas Saat Ganjar Pranowo Jadi Penceramah di Masjid UGM, Netizen Saling Debat
-
Viral Video Ganjar Pranowo Lagi Ceramah di Masjid UGM, Mahasiswa Bentangkan Spanduk 'Save Wadas'
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz