Suara.com - Warga Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo yang rela melepas tanahnya untuk penambangan kuweri Bendungan Bener kini sudah menerima uang ganti rugi (UGR).
Beberapa warga yang menerima UGR mengungkapkan rasa bahagia, siapa sangka adanya UGR itu justru mampu mencari lahan yang lebih luas dan subur karena UGR yang diterima jauh lebih tinggi dari harga normal.
Hal itu diungkapkan Muhlisin, dirinya menerima UGR hingga mencapai Rp 3,4 miliar yang kemudian dia belikan sejumlah bidang lahan, sawah dan lahan perkebunan sawit.
"Uang itu saya belikan dua bidang tanaman cengkeh, dua bidang sawah dan 5 hektare perkebunan sawit di Kalimantan," katanya.
Saat ini, aset tanah miliknya kian banyak dan luas. Selain itu, lahan yang dibelinya lebih produktif dibanding sebelumnya. "Sekarang kalau saya suka saya beli. Tidak ada yang mahal," tandasnya.
Begitu pula dengan Busri, warga Desa Wadas yang juga mendapat UGR hingga Rp 3 miliar. Uang itu langsunh dimanfaatkannya untuk memborong dua unit mobil, satu unit motor trail, satu rumah dan beberapa bidang tanah.
"Kalau yang lahan ada beberapa bidang, sudah ada tanamannya seperti pohon sengon dan lainnya," ujarnya.
Menurutnya, UGR yang dicairkan pemerintah tidak mengecawakan warga. Sehingga warga bisa membeli lahan ganti yang lebih bagus dan luas. "Ini bukan ganti rugi, kalau menurut saya ini ganti untung, karena menguntungkan," paparnya.
Setelah membeli sejumlah aset, baik mobil, rumah dan lahan, Busri masih mampu menyisakan sekitar Rp 300 juta untuk ditabung. "Sekarang masih ada Rp 300 juta untuk ditabung," ungkapnya.
Baca Juga: Komentari Ceramah Ganjar Pranowo Soal Desa Wadas di Masjid UGM, Warga: Kok Malah Mau Lepas Tangan
Berita Terkait
-
Soroti Kasus Wadas, Greenpeace: Potret Paling Nyata Kekerasan Negara Setelah 24 Tahun Reformasi
-
Ungkap Pola Kejahatan Pemerintah ke Warga Wadas, Asfinawati: Terduga Teroris Saja Tak Dimatikan Listriknya
-
Soroti Konflik Agraria di Wadas, Asfinawati: Polisi Bukan Alat Politik Ganjar atau Jokowi
-
Pamer Healing Berwudhu di Musala Kaki Gunung, Ganjar Pranowo Justru Dihujat Soal Kasus Wadas
-
Akhirnya 233 Warga Pemilik Lahan Wadas Terima Ganti Untung Total Rp 335 Miliar
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Curanmor Berujung Penembakan di Palmerah Terungkap, Tiga Pelaku Dibekuk di Jakarta hingga Cimahi
-
Diduga Tak Kuat Menampung Guyuran Hujan, Plafon SDN 05 Pademangan Timur Ambruk
-
Nadiem Hadapi Putusan Sela, Bebas atau Lanjut ke Sidang Pembuktian Kasus Korupsi Rp2,18 Triliun?
-
Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet
-
Kekerasan Anak Masih Tinggi, PPPA Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman
-
Data Genangan dan Banjir Pagi Ini: Ketinggian Air di Pasar Minggu Mencapai Hampir Satu Meter
-
Hujan Angin, Pohon di Kemang Sempal Hingga Tutup Jalan
-
Banjir Arteri Lumpuhkan Akses Keluar Tol, Polisi Rekayasa Lalin di Rawa Bokor
-
Tiba di Banjarbaru, Prabowo Bakal Resmikan 166 Sekolah Rakyat
-
Jakarta Hujan Deras, Sejumlah Koridor Transjakarta Alami Perpendekan Jalur Akibat Genangan Air