Suara.com - Korlantas Polri akan memberlakukan penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor berwarna putih dengan tulisan hitam mulai Juni 2022. Nantinya pelat nomor berwarna putih ini akan berlaku untuk kendaraan roda dua maupun roda empat atas kepemilikan pribadi. Lalu bagaimana cara ganti pelat nomor putih?
Sama seperti TNKB hitam, TNKB putih juga berlaku selama lima tahun. Tidak hanya kendaraan baru, pemilik kendaraan lama juga bisa mendapatkan pelat nomor putih melalui layanan pendaftaran tahunan, mutasi atau balik nama. Lantas bagaimana cara ganti pelat nomor putih?
Pergantian warna dasar pelat nomor tersebut sebagaimana mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi (Regident) Kendaraan Bermotor. Meski demikian belum semua kendaraan mendapatkan pelat nomor putih.
Ditregident Korlantas Polri, Brigjen Yusri Yunus mengatakan pergantian TNKB berwarna putih itu akan diberlakukan secara bertahap. Korlantas Polri akan memprioritaskan kendaraan yang baru diregistrasi serta kendaraan yang sudah memasuki waktu berganti pelat nomor atau pajak lima tahunannya sudah habis.
"Nanti diberlakukannya tahun ini, tapi belum semuanya ganti. Baru kendaraan ganti pelat yang lima tahunan itu dan kendaraan yang baru jadi prosesnya bertahap," ucapnya.
Dalam pergantian warna pelat nomor ini, dipastikan tidak akan dikenakan biaya tambahan. Masyarakat hanya perlu membayarkan pajak lima tahunanya saja. Setelah itu, pelat nomor akan disesuaikan dengan kebijakan terbaru.
"Enggak ada (biaya penggantian). Kalau pas pelat hitam keluar biaya? Enggak," kata Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus, dikutip dari laman NTMC Polri, dikutip Sabtu, (21/5/2022).
Sementara itu, menurut Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Taslim Chairuddin mengungkapkan bahwa pemilik kendaraan hanya membayarkan pajak lima tahunannya saja dan langsung akan mendapatkan pergantian pelat nomor menjadi warna putih.
Pergantian ini dilakukan secara bertahap, jadi pemilik kendaraan dengan pelat nomor dasar berwarna hitam tidak perlu melakukan pergantian pelat nomor jika masa berlakunya belum habis pada tahun 2022 ini.
Baca Juga: Mulai Berlaku Tahun Ini, Berapa Biaya Ganti Pelat Nomor Putih?
Taslim juga menjelaskan bahwa kendaraan dengan pelat nomor hitam tidak termasuk ke dalam sebuah pelanggaran. Meskipun pelat nomor putih sudah resmi di terapkan di Indonesia.
Alasan Pelat Nomor Ganti Warna Jadi Putih
Brigjen Pol Yusri Yunus mengungkapkan beberapa manfaat pergantian pelat nomor hitam menjadi putih. Salah satunya yaitu mendukung adanya sistem tilang menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berbasis kamera hingga parkir elektronik.
Hal ini dilakukan supaya Automatic Number-Plate Recognition (ANPR) yang ada di dalam ETLE bisa menyorot secara tepat sasaran tanpa ada kesalahan. Menurut Yusri, berdasarkan hasil penelitian ANPR ini lebih mengenal kepada yang dasarnya putih dengan tulisan berwarna hitam.
Yusri juga membenarkan adanya penggunaan chip berteknologi Radio Frequency Identification (RFID. Dengan adanya chip tersebut dipercaya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Diantara beberapa keguanaan chip di era 4.0 ini salah satunya yaitu memuat data kendaraan pribadi, data penindakan bukti pelanggaran dan lain sebagainya. Bisa juga digunakan untuk E-toll dan parkir elektronik.
Berita Terkait
-
Mulai Berlaku Tahun Ini, Berapa Biaya Ganti Pelat Nomor Putih?
-
Diterapkan Tahun Ini, Korlantas Tegaskan Tak Ada Biaya untuk Ganti Pelat Nomor Warna Dasar Putih
-
Berlaku Juni 2022, Ini Kendaraan yang Bisa Dapat Pelat Nomor Putih Duluan
-
Ini Syarat Ganti Pelat Nomor Putih Gratis, Mulai Berlaku Bulan Juni 2022
-
Penggunaan Pelat Nomor Polisi Warna Dasar Putih Belum Resmi, Jika Nekat Ditilang
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas