Suara.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri resmi menyita mobil mewah Ferrari milik tersangka kasus penipuan berkedok binary option dengan platform Binomo, Indra Kenz. Mobil tersebut kekinian telah dibawa penyidik ke Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kanit 5 Subdit II Perbankan Ditipideksus Bareskrim Polri, Kompol Karta menyebut mobil Ferrari tersebut dibawa dari Medan, Sumatera Utara.
“Tiba di kantor barusan pukul 12.00 WIB,” kata Karta kepada wartawan, Minggu (22/5/2022).
Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol Candra Sukma Kumara sebelumnya menyebut mobil Ferrari tersebut ditaksir seharga Rp5 miliar. Penyitaan dilakukan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan.
"Ferari sudah kami sita, (harga) diperkirakan antara Rp 4 miliar sampai Rp 5 miliar," kata Candra saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (20/5/2022) lalu.
Penyitaan mobil mewah berlogo kuda jingkrak itu telah dilakukan pada 17 Mei 2022. Pada 7 Maret 2022, penyidik telah lebih dahulu menyita mobil listrik bermerek Tesla model 3.
Selain mobil mewah dan rumah, penyidik juga menyita unit apartemen milik Indra Kenz. Aset tersebut disita lantaran diduga hasil dari kejahatan yang dilakukannya.
"Apartemen di Medan seharga kurang lebih Rp 800 juta, empat rekening dan Jenius atas nama Indra Kesuma," ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan.
Bukan hanya di Medan, ada pula aset Indra Kenz lainnya yang disita penydik. Barang bukti tersebut berupa tanah yang sedang dibangun di kawasan perumahan elit Tangerang.
Baca Juga: Kuda Jingkrak Indra Kenz Seharga Rp5 Miliar Disita Penyidik
Berita Terkait
-
Kuda Jingkrak Indra Kenz Seharga Rp5 Miliar Disita Penyidik
-
Update Terbaru Kasus Binomo Indra Kenz, Polisi Temukan Bukti Mobil Ferrari Seharga Rp 5 Miliar
-
Bareskrim Polri Ajukan Pencekalan Lima Tersangka Kasus Robot Trading Fahrenheit ke Imigrasi
-
Setelah Pacar Indra Kenz, Masa Penahanan Fakarich Ikut Diperpanjang 40 Hari Lagi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT