Suara.com - Prof Dr K H Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii Maarif merupakan sosok yang sangat terhormat di benak masyarakat Indonesia. Buya Syafii merupakan salah satu tokoh bangsa, sikap dan komentar dari mantan Ketua PP Muhammadiyah ini kerap kali menginspirasi dan juga menyejukkan hati.
Sosok ini lahir di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau, pada 31 Mei 1935. Lahir dari pasangan Ma'rifah Rauf Datuk Rajo Malayu dan Fathiyah.
Hari ini, Kamis (27/05/22), sosok ulama dan cendekiawan ini dikabarkan meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Untuk mengenang sosok Buya Syafii Maarif, ini dia beberapa momen yang merekam potret kesederhanaan dari sosok cendekiawan muslim ini.
1. Naik Sepeda di Jalanan Kompleks
Sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @budhihermanto merekam momen Buya Syafii sedang berkendara menggunakan sepeda. Video tersebut diunggah pada 30 Agustus 2021 lalu.
Dalam video yang diunggah, sosok perekam video ini mengungkapkan bahwa dirinya merasa sungkan untuk menyalip sosok pengendara sepeda yang saat itu memakai topi merah tersebut ternyata merupakan Buya Syafii.
"Saya gak berani menyalip pengendara sepeda bertopi merah ini, ketemu di kompleks Perumahan Nogotirto, semoga beliau selalu diberi kesehatan, berkah," tulis @budhihermanto dalam unggahannya.
2. Pakai Celana yang Ditambal
Sosok Buya Syafii ini tampak memakai celana tambalan saat melakukan aktivitasnya. Momen tersebut terlihat dalam unggahan Twitter @MuhammadiyinGL pada 29 Mei 2021 lalu.
3. Makan Bareng Jamaah
Tampak sosok Buya Syafii Maarif sedang beramah-tamah dengan para jamaah masjid di dekat kompleks perumahannya. Sosok Buya Syafii ini bahkan terlihat sedang santai makan bareng bersama jamaah di dalam masjid.
Potret tersebut dapat dilihat juga melalui unggahan Twitter @MuhammadiyinGL pada 29 Mei 2021.
4. Menyapu Halaman
Potret sederhana dari pendiri Maarif Institute ini juga terlihat ketika Buya Syafii sedang menyapu halaman di depan rumahnya. Dengan mengenakan kaos oblong berwarna putih dan celana panjang, sosok Buya Syafii terlihat menyapu halaman depan rumahnya menggunakan sapu lidi.
Berita Terkait
-
Miss Earth Indonesia 2025 Putri Andriani Juficha Meninggal Dunia Tepat di Hari Ulang Tahunnya
-
Profil Putri Juficha: Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia saat Ulang Tahun
-
Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta
-
Hanya Ingin Mendidik! Pembelaan Guru SD yang Viral Cubit Puluhan Kali Siswa Tak Hafal Asmaul Husna
-
Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara