Suara.com - Sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai terus berupaya meningkatkan perannya dalam mendukung peningkatan ekonomi nasional, salah satunya melalui ekspor. Hal ini terus diupayakan Bea Cukai salah satunya dengan memberikan pelayanan dan berbagai fasilitas kepada pelaku usaha. Hasilnya, pekan lalu Bea Cukai kembali berhasil melepas ekspor perdana produk dari Jawa Timur dan Kalimantan ke pasar Asia hingga Amerika.
Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II, Oentarto Wibowo melepas ekspor perdana sepatu hasil produksi PT Sukses Abadi Indonesia (SAI) dengan tujuan Amerika Serikat pada Rabu (25/5/2022). Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dan Kepala Bea Cukai Kediri, Sunaryo.
PT SAI merupakan perusahaan industri manufaktur penerima fasilitas kawasan berikat pada November 2021 dengan hasil produksi berupa sepatu olahraga untuk tujuan ekspor. Perusahaan ini berlokasi di Jalan Gondang-Lengkong, Kelurahan Gondangkulon, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Oentarto menyampaikan apresiasinya atas kinerja dan upaya yang dilakukan PT Sukses Abadi Indonesia. Pihaknya berkomitmen akan terus memberikan dukungan terhadap industri serupa, khususnya di Provinsi Jawa Timur, baik dukungan berupa kemudahan fiskal maupun dalam bentuk pelayanan prima dan akuntabel.
“Dengan adanya fasilitas kawasan berikat ini, kami harap perusahaan dapat memanfatkannya dengan baik untuk mendorong perusahaan agar terus tumbuh dan berkembang sehingga membawa dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar pabrik dan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.
Sejak beroperasi sebagai kawasan berikat, PT SAI telah melakukan rekrutmen tenaga kerja, melaksanakan pelatihan, dan menerima pekerjaan subkontrak dengan tujuan menghasilkan barang yang memenuhi standar dan kualifikasi buyer. ”Seiring dengan perkembangannya, PT SAI telah menunjukkan kinerja dengan tren yang positif. PT SAI dapat melakukan ekspor perdana sebanyak 24.912 pasang sepatu yang memiliki nilai devisa sebesar USD 354.219 atau sekitar Rp5,16 miliar. Selain itu, jumlah karyawan PT SAI saat ini tercatat mencapai 3.000 orang dan ditargetkan akan mengalami kenaikan hingga 7.000 orang hingga akhir 2022,” jelas Oentarto.
Sementara di Balikpapan, Kanwil Bea Cukai Kalbagtim berhasil melepas ekspor perdana produk palm kernel expeller (PKE) sebanyak 7000 ton milik PT Kutai Refinery Nusantara (PT KRN) ke Korea Selatan, Kamis (26/5/2022). Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari Bea Cukai Balikpapan dan Balai Karantina Balikpapan.
Head of Social Capital Senior Manager PT KRN, M. Jaya Budiarsa menyampaikan bahwa PKE adalah salah satu dari sembilan produk turunan kelapa sawit produksi PT KRN. PKE merupakan olahan limbah ampas dari inti biji kelapa sawit yang diperuntukkan sebagai bahan pakan ternak. “Ekspor ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami dalam menambah pendapatan negara dari bea keluar dan devisa ekspor,” imbuhnya.
Selanjutnya, bertempat di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, Bea Cukai Banjarmasin melepas ekspor perdana 56 kg sarang burung walet milik PT Agrika Gatya Arum ke Hongkong, Rabu (25/5/2022). Kepala Bea Cukai Banjarmasin, Edy Susetyo bersama Kabid Pabean Bea Cukai Kanwil Kalimantan Bagian Selatan, Rudie Bayu Widjatnoko langsung mendampingi pelapasan ekspor perdana ini.
Ekspor kali ini dilakukan secara langsung dari Banjarmasin menuju Hongkong menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Turut serta hadir dalam pelepasan ekspor ini General Manager Garuda Indonesia Banjarmasin, Endy Latief serta perwakilan Airport Operation Center Head PT Angkasa Pura, Agus Agung Hariyadi.
Edy menegaskan kepada seluruh pihak untuk ikut serta mendukung UMKM untuk ekspor. "Kami harap dengan adanya ekspor perdana ini dapat memacu UMKM lain di Kalimantan Selatan untuk meningkatkan usahanya dan melakukan kegiatan ekspor,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Karet Sumatera Utara Diekspor ke 31 Negara, Berikut Daftarnya
-
Kemendag Manfaatkan e-Commerce untuk Bantu UKM Ekspor
-
Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Mencatat 185 Kontainer Terdampak Banjir Rob
-
Demi Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Tahun Ini Bea Cukai Kembali Gelar Operasi Gempur
-
Sumbar Ekspor Perdana 300 Kg Cecak Kering ke Hong Kong
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Apakah Lampu Ruangan dan Layar Laptop Bisa Memicu Flek Hitam?
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
7 HP Murah Layar AMOLED dan RAM Besar, Spek Lengkap untuk Harian
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
-
Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya
-
Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah
-
Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU
-
Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?