Suara.com - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan tersebarnya video seorang wanita yang diduga melakukan aksi pelecehan kepada pasien saat memasangkan kateter urin.
Wanita tersebut merupakan mahasiswa dari jurusan keperawatan ini mengunggah video yang diduga mengandung pelecehan seksual melalui akun TikTok-nya.
Ini dia tujuh fakta yang berkaitan dengan aksi mahasiswa yang diduga lakukan pelecehan kepada pasien.
1. Videonya Viral
Video unggahan TikTok-nya tersebar hingga ke media sosial lain, termasuk Twiter.
Video ini sempat di-capture oleh warganet, kemudian diunggah di akun Twitter @AREAJULID pada Rabu (01/06/2022).
Dalam unggahan di akun Twitter @AREAJULID, wanita yang diduga melakukan tindak pelecehan ini mendapatkan banyak kecaman dari warganet di Twitter.
Sampai saat ini, cuitan akun Twitter ini telah mendapatkan sejumlah 31 ribu suka dan lebih dari 3 ribu retweet dari warganet.
2. Diduga Bernafsu dengan Pasien
Dalam cuitan tersebut disematkan foto tangkapan layar video mahasiswa yang sedang praktik kerja sebagai nakes.
Wanita itu memberikan narasi yang dianggap tak senonoh dalam videonya karena dianggap seakan bernafsu dengan pasien.
"Ketika aku harus memasang kateter urin/DC untuk pasien cowok. Mana udah cakep, seumuran lagi," tulis keterangan dikutip Beritahits.id, Rabu (01/06/2022).
Narasi yang dituliskan tersebut dianggap warganet dan diduga mengarah ke pelecehan seksual.
3. Komentar Vulgar
Warganet semakin dibuat geram ketika melihat kolom komentar unggahan mahasiswa ini.
Berita Terkait
-
Babak Baru Perseteruan Jefri Nichol dengan Netizen, Sampai Seret Akun Centang Biru dari Amerika Serikat
-
Viral Video Perawat Bikin Konten Pelecehan Seksual, Pihak RS: Bukan Pegawai Kami, Tapi Mahasiswa
-
Bukan Main! Pria Ini Beri Mahar Showroom Mobil sampai Uang Rp 300 Juta, Publik Kompak Teriak Iri
-
Unggah Foto di Depan Ka'bah, Ayu Ting Ting Banjir Doa dari Publik: Semoga Semuanya Diijabah Allah SWT
-
Tega! Istri Setia Tunggu 3 Tahun Saat Suami Dipenjara, Usai Bebas Malah Pulang ke Rumah Selingkuhan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah