"Aku perempuan, anak kedua dari empat bersaudara. Tapi rasanya harus jadi pemenuh ekspketasi untuk ngegantiin anak pertamanya. Masku anak pertama, dia kuliah, tapi bisa ngehasilin duit dari ngegame," terang netizen ini.
Netizen ini mengaku bahwa sang ibu tidak berani meminta uang transfer kepada sang kakak. Meskipun penghasilan kakak pertamanya jauh lebih besar daripada dirinya.
Pernah suatu ketika, netizen ini berencana untuk membeli sepatu untuk dirinya sendiri. Namun tak disangka ibunya mengomentari rencana dari netizen ini.
"Bahkan untuk beli sepatu buatku sendiri, sering dikomentari, katanya, 'Perempuan nggak usah macam-macam. Beda sama Masmu'," ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa ketika dirinya hendak membeli makanan, maka sang ibu akan bertanya apakah orang rumah juga dibelikan atau tidak.
Netizen ini pun sampai tidak ingat gaji yang ia peroleh apakah bisa untuk memenuhi kebutuhannya hingga akhir bulan.
Di akhir curhatannya, netizen ini bertanya pada publik mengenai apa tindakan yang harus ia lakukan.
"Aku harus gimana ya? Karena semakin banyak gajiku, semakin banyak juga yang minta," pungkasnya.
Respons Warganet
Baca Juga: Berapa Gaji Paspampres dan Tunjangannya? Simak Besaran Tiap Golongan!
Melalui cuitan yang ia kirim ke akun Twitter @worksfess ini, banyak warganet yang ikut memberikan saran dan tanggapan.
"Capek itu wajar nder. Aku pun sama posisinya kayak kamu, cuma belajar buat ikhlas sama enjoy aja. Jangan dibawa beban. Saranku tingkatin skill yang kamu punya buat pindah ke tempat kerja yang lebih besar gajinya dari sekarang," ungkap warganet.
"Sulit ya nder. Coba kamu ngobrol deh sama masmu itu. Terus kalau saran dari aku, kamu bilang aja kamu ada pengeluaran lebih. Kan budamu tahu pemasukanmu, beliau harus tahu juga pengeluaranmu, biar adil. Dan kalau bisa rincian pengeluaranmu dilebihkan/biar bisa nabung," terang warganet.
"Nder, udah coba komunikasiin pendapatan kamu dan kebutuhan nabung ke mama kamu belum? IMO, kayak gini nggak bisa diselesain dengan cari kerjaan yang gajinya lebih sih, karena pasti bakalan diincer lagi dan lagi sama keluarga. Mending to the point aja, kalo kamu juga ada prioritas nabung/bisnis," tambah warganet.
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Paspampres dan Tunjangannya? Simak Besaran Tiap Golongan!
-
Fungsi dan Tugas Paspampres di Lingkungan Kepresidenan
-
Tidak Terima Ditegur, Tamu Villa di Puncak Bogor Hajar Warga Sekitar Hingga Terkapar
-
Viral Ibu Ganti Popok Anaknya di Meja Makan, Auto Bikin Jijik Pengunjung Restoran Lain
-
Istri Ridwan Kamil Unggah Momen Hangat Eril Bareng Keluarga Saat Syawal, Captionnya Bikin Nyesek
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah