Suara.com - Seorang warga Dusun Berca di Lumajang, Daim raih Kalpataru 2022. Daim merupakan pelestari lingkungan di kawasan hutan di kaki Gunung Lemongan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Daim meraih penghargaan Kalpataru tahun 2022 kategori perintis lingkungan.
Daim yang merupakan warga Dusun Berca, Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, berhasil memperoleh penghargaan Kalpataru hasil kerja keras melakukan upaya pelestarian hutan di kaki Gunung Lemongan selama 26 tahun.
Sejak tahun 1996, ia menanam pohon pinang untuk menghijaukan lereng Gunung Lemongan dan kegiatannya itu berawal dari keresahannya melihat kondisi hutan saat itu yang hanya ditumbuhi ilalang dan sering terjadi kebakaran saat musim kemarau.
Bahkan lereng Gunung Lemongan beberapa kali terjadi longsor saat hujan deras.
Sehingga keprihatinan tersebut membuat Daim bergerak dengan mulai menanam beberapa benih tanaman di hutan.
"Saya ikut mengapresiasi penghargaan yang diperoleh Daim sebagai penerima penghargaan Kalpataru tahun 2022 kategori perintis lingkungan," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam sidang paripurna yang digelar di DPRD Kabupaten Lumajang, Senin.
Setelah berapa tahun berjalan, jerih payahnya tersebut membuahkan hasil, selain berdampak baik bagi kelestarian lingkungan, juga menghasilkan dampak ekonomi yang bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar hutan.
"Saya ucapkan selamat dan sukses kepada warga terbaik Lumajang, yaitu Bapak Daim yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan republik Indonesia sebagai penerima penghargaan Kalpataru Tahun 2022 kategori perintis lingkungan," ucap Bupati yang biasa dipanggil Cak Thoriq itu.
Baca Juga: Mengenal Tahura Ngurah Rai, Hutan Mangrove yang Sering Dijadikan Tempat Prawedding di Bali
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Hertutik mengatakan pihaknya bersyukur atas prestasi yang ditorehkan warga Desa Sumberpetung tersebut.
"Penghargaan Kalpataru yang diraih Pak Daim menjadi kado istimewa yang diperoleh Kabupaten Lumajang saat peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini," katanya.
Dengan perolehan prestasi itu di hari lingkungan hidup, lanjut dia, pihaknya berharap masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan selalu menjaga lingkungan agar hidup lebih bermanfaat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
MBG Uji Sistem Prasmanan, Siswa Ambil Sendiri untuk Tekan Pemborosan
-
WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Deforestasi Indonesia Melonjak 66 Persen di 2025, Papua hingga Kalimantan Paling Terdampak
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar