Suara.com - Para undangan sebuah pernikahan di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan sontak kaget. Saat prosesi ijab kabul, mendadak sejumlah polisi datang dan menangkap mempelai pria berinisial NS (32).
Usut punya usut, anggota polisi itu adalah dari Tim Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Biringkanaya untuk menangkap NS setelah mencuri 63 batang besi proyek pembangunan di Mapolda Sulawesi Selatan (Sulsel).
NS ditangkap tak lama melaksanakan prosesi ijab kabul menikahi wanita idamannya.
Melansir sejumlah media lokal, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, AKP Lando KS membenarkan telah terjadi pencurian 63 batang besi untuk pembangunan Gedung Bhayangkari di Mapolda Sulsel. Pencurian 63 batang besi tersebut dilaporkan oleh pemilik PT Harfiah.
Menurut AKP Lando, kasus tersebut ditangani oleh Polsek Biringkanaya. Di mana kasus pencuriannya terjadi pada 28 Mei 2022.
Polisi bahkan tak hanya menangkap NS, namun juga penadah besi curiannya yakni berinisial KH (34). Di mana menurut Lando, akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian hingga Rp 200 juta.
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa motif NS mencuri 63 batang besi proyek itu adalah sakit hati karena dipecat oleh pemilik proyek. Namun, belakangan juga diketahui, hasil dari penjualan puluhan batang besi itu dipakai NS untuk biaya pernikahannya.
Diketahui, harga besinya adalah Rp 6 ribu per kilogram. Namun dijual Rp 7 ribu per kilogram oleh pelaku.
Apes buat NS, ia diringkus polisi saat ijab kabul. Akibat ulahnya itu, ia terancam gagal menjalankan 'ritual' malam pertama.
Berita Terkait
-
Curi Kabel Listrik Milik PLN Senilai Rp52 Juta, Tiga Pelaku Ditangkap Sebelum Sempat Menjual Barang Curiannya
-
Pencuri Satroni Kos-kosan di Medan, Laptop hingga Handphone Raib
-
Pemkab Maros Kolaborasi ICW dan YASMIB Sulawesi Berantas Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
-
Sepasang Kekasih Curi Kotak Amal di Depot Pengisian Air Minum Terekam CCTV
-
Uang Hasil Jual Tanah Rp148 Juta Milik Warga Jember Raib Digondol Pencuri
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
-
DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus