Suara.com - Warga Makassar belum lama ini dibikin geger dengan kasus penemuan mayat bayi yang disimpan dalam kotak makanan. Tak tanggung-tanggung, ada 7 janin bayi yang disembunyikan pelaku di kamar kosnya.
Penemuan itu berawal dari kecurigaan penghuni sebuah kos di Makassar yang mencium bau busuk dari sebuah kamar. Berikut sejumlah fakta seputar pelaku penyimpan tujuh mayat janin dalam kotak makan.
1. Masih Bersimbah Darah
Penemuan bayi dalam kardus dan kotak makan di kamar kos itu menggegerkan warga Paccerakang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Bagaimana tidak, saat dibuka ternyata isinya adalah janin bayi dan tulang-tulang dengan bau menyengat.
Ketujuh janin itu ditemukan dalam kotak makanan, yang terletak di dalam kardus tersebut. Pinggiran kardus juga dilem rapat oleh pelaku agar tidak mengeluarkan bau menyengat.
Belakangan terungkap jika isi kotak tersebut ternyata beirisi tujuh janin bayi dan pakaian yang masih bercampur darah.
Selain menemukan mayat janin bayi, polisi menemukan parang di dalam kotak.
Polisi menduga pelaku terlibat kasus aborsi ilegal. Saat ini Mapolrestabes Makassar tengah melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Mahasiswa Tewas di Kamar Kos Kampung Baru, Polisi Temukan Sisa Sabu dan Bong di TKP
3. Pelaku Diamankan
Polisi sukses membekuk pelaku pada Selasa (7/6/2022) malam. Hal tersebut disampaikan Kasubnit Kasatreskrim Polrestabes Makassar, Ipda Nasrullah. Pelaku bernama Nita ditangkap di Konawe, Sulawesi Tenggara.
"Iya, (pelaku) sudah ditangkap di Konawe. Sementara (pelaku) dalam perjalanan ke Makassar," kata Nasrullah saat dihubungi, Rabu (8/6/2022).
4. Bekerja di Konawe
Dari pemeriksaan polisi, pelaku diketahui bekerja di Konawe, Sulawesi Tenggara beberapa bulan terakhir. Walau begitu, beberapa barangnya masih tertinggal di kamar kos yang terletak di Jalan Balang Turungan, Daya, Kota Makassar.
5. Pemilik Kos Syok
Tag
Berita Terkait
-
Mahasiswa Tewas di Kamar Kos Kampung Baru, Polisi Temukan Sisa Sabu dan Bong di TKP
-
Seorang Mahasiswa Tewas di Kos Tembalang, Korban Ditemukan Bersama Teman Wanita
-
Fakta-fakta Mencengangkan Penemuan 7 Janin Bayi dalam Kotak Makan di Kamar Kos Makassar
-
Perempuan Ini Tempel Poster Motivasi di Dinding Kamar Kos, Netizen: Karena Support Terbaik adalah Dirimu Sendiri
-
Pria Meninggal Dalam Kamar Kos di Kota Kendari, Tidur di Samping Kekasih
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan