Suara.com - Seorang anonim bagikan cerita dari seorang anak yang harus tinggal sendiri karena sang ayah menikah lagi dan lepas tanggung jawab terhadap dirinya.
Cerita tersebut dikirimkan melalui base Twitter @tanyakanrl pada Senin (13/06/22) kemarin.
Di awal cerita, seorang anak ini mengungkapkan bahwa dirinya tinggal sendiri jauh dari orang tua. Ibunya telah meninggal dunia dan ayahnya sudah memiliki keluarga baru.
"Guys, mau cerita. Sebelumnya makasih yang udah mau baca. Aku tinggal sendiri jauh dari orang tua karena mamahku udah nggak ada. Bapakku udah punya keluarga baru," tulisnya di awal.
Ia kemudian mengungkapkan bahwa ia mengirimkan pesan WhatsApp kepada sang ayah untuk meminta restu serta ongkos karena ia akan melakukan wawancara kerja.
Tak terduga, ternyata setelah membaca WhatsApp-nya, ayahnya malah memblokir nomornya dan tak lama anak tiri dari ayahnya mengirimkan pesan kepada dirinya agar tidak meminta-minta uang.
"Barusan aku chat bapakku minta restu sama minta uang buat ongkos besok interview kerja, tapi bapakku malah ngeblokir WA aku terus nggak lama anak tiri bapakku chat aku nggak usah ngemis minta rezeki," ungkapnya.
Ia juga menerangkan bahwa kerap kali ia harus menahan lapar karena tidak memiliki uang untuk membeli makan. Meskipun demikian, ia mengaku tak pernah meminta uang makan kepada ayahnya.
Ia merasa bahwa ayahnya benar-benar lepas tanggung jawab terhadapnya.
"Padahal buat makan sehari-hari aja aku sering nahan perut karena nggak punya uang dan bapakku udah kelihatan banget lepas tanggung jawab. Aku nggak pernah minta uang makan sama bapak walaupun perut tiap hari keroncongan," lanjut sosok anak ini.
Pengirim curhatan ini juga mengungkapkan bahwa dirinya terkadang merasa iri dengan hidup orang lain. Ia mengaku bahwa ia belum bisa menerima sepenuhnya atas kepergian ibu kandungnya.
"Kadang iri sama hidup orang lain. Bisa makan, bisa jajan semau mereka. Sedangkan aku buat beli beras aja mikir dulu. Setiap hari aku nangis karena masih nggak bisa nerima mamahku yang udah nggak ada," terangnya.
Di akhir cerita, sosok anak ini meminta semangat dari netizen agar ia merasa tidak sendiri.
"Kita nggak boleh nyerah sama hidup kan ya? Tapi kenapa keadaan kayak maksa banget buat bikin aku nyerah. Boleh minta semangat nggak biar ngerasa diri sendiri ada yang peduli," pungkasnya.
Respons Netizen
Berita Terkait
-
Heboh, Warga Cilodong Temukan Mayat Bayi di Halaman Masjid, Publik: Pejuang Garis Dua Menangis Melihat Ini
-
Wanita Ini Kaget Temukan Buku 'Aku Masuk Islam Karena Yesus' di Perpustakaan Gereja, Warganet: Otw Mualaf
-
Terpopuler: Eril Meninggal Syahid, Daftar Kandidat Cawapres PKB
-
Nyamar Jadi Tamu Undangan, Perempuan Nekat Maling di Hajatan Mantan Pejabat
-
Sebulan Lagi Nikah, Pria Ini Malah Lihat Calon Istri Check In dengan Sahabat: Mending Lanjut atau Udahan?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik