Suara.com - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan aksi para remaja yang berjoget di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi.
Aksi para remaja ini menuai kecaman dari publik karena dianggap tak berakhlak.
Video yang merekam aksi para remaja tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @memomedsos pada Senin (13/06/22).
Dalam video yang diunggah, tampak beberapa potongan video yang menunjukkan aksi remaja yang sedang berjoget di area Lapang Merdeka.
Para remaja putri dan putra tersebut berjoget dengan goyangan yang viral di TikTok. Mereka berjoget dengan diiringi lagu.
Para remaja tersebut mulai berjoget dengan berbagai gaya, dari mulai jogetan yang biasa hingga jogetan yang dianggap tak seronok.
Respons Warganet
Unggahan ini pun menuai beragam respons dari warganet. Banyak warganet yang mengecam aksi para remaja tersebut.
"Dikira keren paling. Padahal malu-maluin," terang warganet.
Baca Juga: Warga Kampung Putar Musik Super Keras di Malam Hari, Curhatan Tetangga Ini Viral
"Kok saya yang malu ya lihatnya," kata warganet.
"Stress semua, gob***," ucap warganet.
"Nggak kebayang 10 tahu lagi, yang sering belajar dan berpendidikan tinggi aja belum tentu bisa membangun negeri, apalagi modelan begini," ungkap warganet.
Wali Kota Sukabumi Angkat Bicara
Setelah viralnya video tersebut, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, turut angkat bicara.
Melalui akun Instagram-nya @achmadfahmi.smi, ia mengunggah kolase foto yang berisi tangkapan layar video yang merekam aksi para remaja tersebut.
Dalam unggahannya, ia juga turut mengungkapkan bahwa akhak lebih utama daripada ilmu.
Wali Kota Sukabumi kemudian mengingatkan warganya, terutama generasi muda agar selalu menjaga akhlak.
"Sahabat Sukabumi, khususnya pemuda penerus dan pewaris kota tercinta. Akhlak itu lebih utama dari ilmu. Itulah sebabnya tugas kita adalah menjaga agar akhlak kita, khususnya generasi muda senantiasa terjaga," tulisnya dalam unggahan.
Selanjutnya, Achmad Fahmi juga turut menyayangkan aktivitas yang dilakukan oleh para remaja di Lapang Merdeka.
"Apa yang sempat viral dilakukan oleh beberapa kelompok anak muda di Kawasan Lapdek kemarin, sangat disesalkan karena jauh dari akar budaya kita. Mari sama-sama jaga keindahan kota kita. Keindahan bukan hanya pada fasilitas publik semata tapi yang lebih utama adalah keindahan akhlak kita sebagai warga Sukabumi," lanjutnya.
Link unggahan Wali Kota Sukabumi di sini.
Berita Terkait
-
Warga Kampung Putar Musik Super Keras di Malam Hari, Curhatan Tetangga Ini Viral
-
Kacau! Baru 2 Jam Jalan Dicor Langsung Hancur Diterobos Warga, Netizen Auto-Geram: Giliran Rusak Demo Ngamuk-ngamuk
-
Viral Video Dua Pria Terlibat Perkelahian, Salah Satu Kena Tusuk Senjata Tajam, Korban Selamat
-
Diduga ODGJ, Seorang Ayah Memutilasi Anaknya yang Berusia 7 Tahun
-
Ayahnya Menikah Lagi, Namun Malah Lepas Tanggung Jawab, WhatsApp Anaknya Sampai Diblokir
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!