Suara.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat menyebut bakal mengusulkan empat nama figur sebagai calon presiden untuk Pemilihan Presiden 2024. Usulan itu akan disampaikan dalam forum Rapat Kerja Nasional atau Rakernas NasDem.
"DPW Jabar sudah lakukan rapat kerja wilayah sekitar 26 Mei, sekaligus workshop pemenangan pemilu dan minta DPD-DPD untuk usulkan nama-nama. Dari 27 DPD ada 4 nama yang akan kami sampaikan, nama-nama yang selama ini juga sudah berkembang," kata Ketua DPW NasDem Jabar, Saan Mustopa kepada wartawan, Kamis (16/6/2022).
Saan pun membeberkan empat nama yang akan diusulkan, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
"Itu nama-nama yang DPD-DPD usulkan ke DPW Jabar," katanya.
Ia menambahkan, alasan lain 4 nama tersebut bakal diusulkan ke DPP dalam Rakernas yakni lantaran figur-figur tersebut mempunyai obyektivitas hingga kapabilitas.
"Integritas dan sebagainya tapi juga nama-nama itu secara akseptabilitas di publiknya kan memang diterima. Mereka juga punya rekam jejak masing-masing yang dalam kacamata DPD sangat memadai," ujarnya.
Rakernas Nasdem
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, mengatakan, partainya menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) memang sengaja untuk menjaring figur calon presiden yang akan diusung di Pilpres 2024. Ia menegaskan, NasDem tak mau mengekor pada setiap hasil-hasil survei dalam menentukan capres.
Surya menjelaskan, bahwa awalnya NasDem memang ingin membuka peluang terhadap figur calon potensial menjadi pemimpin lewat Konvensi Capres.
Baca Juga: NasDem Tak Terpikir Jadikan Capres Hasil Rekomendasi Sebagai Kader Partai, Tapi...
Namun, NasDem sadar tak bisa mengusung langsung capres sehingga Konvensi dibatalkan diganti penjaringan melalui Rakernas.
"Maka yang hanya bisa dilakukan adalah menjaring aspriasi dari berbagai kalangan untuk menentukan 3 calon sebagai bakal capres yang akan dimajukan oleh NasDem," kata Surya dalam acara pembukaan Rakernas NasDem di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (15/6/2022) malam.
Lewat penjaringan tersebut, Surya mengatakan, NasDem berkomitmen memberikan ruang demokrasi terbuka bagi seluruh warga negara dengan proses pencalonan. Selain itu, NasDem enggan mengekor memilih capres hanya lewat hasil-hasil survei.
"Ini juga menunjukkan bahwa Partai NasDem tidak selalu membebek pada hasil-hasil survei dalam menentukan capresnya, kita ingin ada kesempatan yang adil yang setara bagi semuanya tidak hanya pada ketua umum partai politik kepala daerah atau para menteri untuk menjadi seorang capres," tuturnya.
Lebih lanjut, Surya mengatakan, dengan digelarnya Rakernas ini merupakan peneguhan kembali terhadap politik kebangsaan.
"Kita harus menyadari bahwa kompetensi dalam pemilu adalah sebuah keniscayaan dan itu hanyalah kompetisi yang akan berulang setiap lima tahun sekali yang lebih penting daripada itu adalah menjaga keutuhan dan eksistensi bangsa dan negara ini," tandasnya.
Berita Terkait
-
NasDem Tak Terpikir Jadikan Capres Hasil Rekomendasi Sebagai Kader Partai, Tapi...
-
Wow! Surya Paloh Bebaskan Kader Partai NasDem Memilih Capres 2024
-
Surya Paloh Yang Ogah Tergoda Hasil-hasil Survei
-
Bebaskan Kader untuk Memilih Calon Capres, Surya Paloh: Kita Butuh Pemimpin yang Bisa Bangkit Pasca Pandemi
-
Jaring Tiga Nama Capres Lewat Rakernas Nasdem, Surya Paloh: Kami Tak Ingin 'Membebek' Pada Hasil Survei
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk