Suara.com - Presiden Jokowi dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pakai masker saat bertemu di ruangan Istana Kepresidenan Bogor. Namun begitu di luar ruangan, mereka melepas masker.
Hal itu dijelaskan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Keduanya memang melepas masker di luar ruangan karena tingkat penularan COVID-19 yang rendah di Indonesia.
“Kita tetap konsisten (protokol kesehatan). Di luar kita bisa membuka masker, di luar kecil sekali. Tapi begitu masuk ke ruangan diharapkan atau disarankan tetap mengenakan masker. Bapak Presiden dan tamunya pun demikian,” kata Budi di kawasan Istana Kepresidenan Bogor, Kamis.
Presiden Jokowi menyambut kedatangan Presiden Steinmeier dengan upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis.
Saat tiba, Presiden Frank-Walter Steinmeier disambut iringan Pasukan Nusantara, Pasukan Berkuda, dan Korps Musik Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Prosesi penyambutan kemudian dilanjutkan upacara penyambutan resmi dengan diperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara dan diiringi dentuman meriam sebanyak 21 kali.
Setelah dentuman meriam selesai, kedua pemimpin kemudian melakukan inspeksi pasukan kehormatan.
Kedua pemimpin selanjutnya memperkenalkan delegasi masing-masing negara yang turut hadir mengikuti upacara.
Baca Juga: Sebelum ke Borobudur, Presiden Federasi Jerman Frank-Walter Steinmeier Temui Jokowi di Bogor
Dalam setiap prosesi penyambutan hingga perbincangan di Beranda Istana Kepresidenan Bogor, tampak kedua kepala negara tidak mengenakan masker.
“Indonesia sudah baik sekarang. Kita bukan negara yang sangat agresif untuk membuka (masker). Tetap waspada dan hati-hati. Pesan Presiden harus dilaksanakan, di luar bisa buka masker, tapi di dalam kita tetap pakai masker,” ujar Menkes.
Saat ini, Presiden Jokowi sedang melaksanakan pertemuan tatap muka dengan Presiden Frank-Walter Steinmeier. (Antara)
Berita Terkait
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI