Suara.com - Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi menyiagakan petugas seksi transportasi untuk membantu jamaah Indonesia menuju ke terminal bus di Kota Mekkah, Arab Saudi.
Enam petugas PPIH disiagakan di tiga titik di sekitar halte sektor 1 Mahbas Jin di Kota Mekkah selama 12 jam mulai dari pukul 08.00 sampai 20.00 waktu Arab Saudi untuk membantu jamaah Indonesia menuju ke terminal bus Bab Ali.
"Kami ditugaskan sebagai petugas dari transportasi bus shalawat, khususnya di Mahbas Jin. Tugas kita mengatur untuk keselamatan jamaah," kata Nopianto Hakim, petugas PPIH yang disiagakan di halte sektor 1 Mahbas Jin pada Sabtu (18/6/2022).
"Kami membantu jamaah bukan hanya menyeberang saja, tapi juga bagaimana mereka sampai bus dengan selamat, karena berdesakan sekali, karena ada jamaah dari negara lain. Kalau sudah mendekati puncak haji terminal akan lebih padat lagi," katanya.
Nopianto menambahkan, Mahbas Jin merupakan area paling ramai karena jamaah dari berbagai negara berkumpul di area tersebut.
Petugas PPIH yang mengenakan rompi hijau membantu jamaah Indonesia menuju ke terminal di area tersebut, termasuk membantu mereka menyeberang jalan.
Farid Muzakki, petugas seksi transportasi lainnya, mengatakan bahwa petugas disiagakan untuk membantu jamaah menyeberangi Jalan Raya King Abdul Aziz karena terowongan penyeberangan di area itu sedang dibangun.
Di Sektor 1 Mahbas Jin, ada enam hotel yang ditempati oleh jamaah Indonesia, yaitu Swis Bel Hotel, Arkan Bakkah 1, Arkan Bakkah 2, Dar Ummul Qura Golden, Safwat Al Bait 1, dan Bab Al Multazam.
Pemerintah menyediakan layanan bus gratis selama 24 jam bagi jamaah Indonesia untuk menuju ke dan pulang dari Masjidil Haram di Kota Mekkah. (Antara)
Baca Juga: Ketua PPIH: Jemaah Haji Niatnya Jangan Bawa Barang Lebih untuk Dijual
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
Terkini
-
Diplomasi atau Kompromi: Membaca Kursi Panas Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza
-
Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
-
5 Poin Geger Kesaksian Ahok: Heran Kekuatan Riza Chalid, Sentil Menteri BUMN
-
DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Menlu Sugiono Sebut Indonesia Gabung 'Dewan Trump' Tanpa Iuran, Ini Fakta-faktanya
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas
-
Ahok Heran 'Kesaktian' Riza Chalid di Korupsi Minyak Pertamina: Sekuat Apa Sih Beliau?
-
7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Pengakuan Getir Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat