Suara.com - Di dunia yang sangat peka terhadap penyakit setelah lebih dari dua tahun pandemi global, kemunculan wabah baru selalu menjadi berita utama.
Pada saat dunia masih bergulat dengan COVID-19, kita harus memahami gejala dan risiko yang terkait dengan sejumlah penyakit baru lainnya.
Contohnyavirus ensefalitis Jepang (Japanese Encephalitis Virus atau JEV), yang pertama kali ditemukan awal tahun ini.
Virus yang dibawa oleh nyamuk ini memang masih jarang, namun tetap menimbulkan kewaspadaan.
JEV hanya salah satu contoh dari tantangan kesehatan masyarakat yang menurut para ilmuwan akan semakin meningkat saat iklim dunia terus menghangat.
"Tidak semuanya berada pada level yang sama dengan COVID-19. Tetapi frekuensi kejadian pandemi pasti meningkat," ujar Paul De Barro, peneliti dari lembaga penelitian Australia CSIRO.
Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk
Rumusnya jelas: aktivitas manusia telah menghangatkan dunia sekitar 1 derajat Celcius sejak zaman pra-industri. Bersamaan dengan itu datang peristiwa cuaca yang lebih ekstrem dan tak terduga.
Salah satu tantangan besarnya adalah penyakit yang ditularkan melalui vektor. Contohnya malaria, demam berdarahdan JEV, yang vektornya adalah nyamuk.
"Sederhananya, vektor bekerja lebih baik di iklim yang lebih hangat," demikian disebutkan dalam laporan penelitian tahun 2020 yang dimuat oleh Jurnal Nature Immunology.
Baca Juga: Perubahan Iklim, Base Camp Gunung Everest Terpaksa Pindah
JEV telah hadir di wilayah utara Australia seperti Kepulauan Tiwi dan Cape York selama bertahun-tahun, tetapi tidak pernah terdeteksi di wilayah selatan sampai tahun ini.
Kebanyakan pengidapnya tidak mengalami gejala, hanya sekitar 1 persen mengalami demam dan sakit kepala. Dalamkasus yang jarang dan parah, penyakit ini dapat menyebabkan pembengkakan otak. Setidaknya lima kematian di Australia dikaitkan dengan hal ini.
"Peningkatan curah hujan yang menyebabkan banjir dapat menciptakan prasyarat untuk vektor utama JEV," kata Dr De Barro.
"Ada dua komponen tambahan peningkatan curah hujan dan burung airyang merupakan inang perantara virus, begitu pula babi liar," katanya.
"Jadi, sumber virus menjadi lebih besar dan lebih banyak nyamuk yang dapat menyebarkannya," kata Dr De Barro.
Skenario seperti ini telah diperingatkan oleh para ilmuwan sejak dua dekade silam.
Berita Terkait
-
Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?
-
Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?
-
Perubahan Iklim Ancam Sistem Kelistrikan Indonesia, Mengapa Reformasi Jaringan Mendesak?
-
Suhu Bumi Terus Naik, Mengapa Para Ahli Menyarankan Kita Tak Bergantung pada AC?
-
Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Ada Pihak Coba Adu Domba? Kapolri di Mabes TNI: Silakan Langsung Berkomunikasi, Kami Terbuka!
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya