Suara.com - Pengumuman seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat Tahun 2022 jenjang SMA-SMK untuk tahap 1 telah diumumkan hasilnya pada Senin (20/6/2022) pada pukul 14.00 WIB. Lalu dilanjutkan PPDB Jabar 2022 tahap 2.
Peserta dapat melihat pengumuman tersebut melalui laman resmi https://ppdb.disdik.jabarprov.go.id/ . Lalu kapan PPDB Jabar 2022 tahap 2 dibuka? Bagaimana pula cara pendaftaran PPDB Jabar 2022 tahap 2? Simak penjelasannya berikut ini.
Bagi peserta yang dinyatakan belum lolos, dapat mengikuti PPDB Jabar 2022 tahap 2. Pada PPDB Jabar 2022 Tahap 2 SMA-SMK dibuka melalui jalur zonasi dan prestasi rapor. Berikut ini tanggal penting atau jadwal PPDB Jabar 2022 tahap 2 yang dapat diketahui.
Jadwal PPDB Jabar 2022 Tahap 2
- Pendaftaran dan verifikasi PPDB tahap 2: 23 Juni - 30 Juni 2022
- Tes minat dan bakat/uji kompetensi (SMK): 1 Juli - 4 Juli 2022
- Rapat Dewan Guru dan Kepala Sekolah - Penetapan hasil PPDB tahap 2: 5 Juli 2022
- Koordinasi Satuan Pendidikan dengan Cadisdik Wilayah: 6 Juli 2022
- Pengumuman PPDB Jabar 2022 tahap 2: 8 Juli 2022
- Daftar ulang PPDB Jabar 2022 tahap 2: 11 Juli - 12 Juli 2022
Dokumen Persyaratan PPDB Jabar 2022 Tahap 2
Dokumen Umum:
- Ijazah/Surat Keterangan Lulus/Kartu Peserta Ujian Sekolah
- Akta Kelahiran
- Kartu Keluarga/Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Rapor semester 1 - semester 5
- Surat Tanggung Jawab Mutlak Orang Tua
Jalur Khusus
- Kartu Program Penanganan Kemiskinan/Terdaftar pada DTKS Dinsos bagi jalur afirmasi/KETM)
- Surat Keterangan Domisili dari RT/RW bagi afirmasi korban bencana alam/sosial
- Surat Tugas Orang Tua bagi jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maksimal.3 tahun/anak guru dan bagi afirmasi kondisi tertentu penanganan Covid-19
- Piagam dan Dokumentasi Prestasi untuk jalur prestasi Kejuaraan maksimal 5 tahun dan minimal 6 bulan
Persyaratan Bagi Keluarga Tidak Mampu (KTM)
1. Kartu program penanggulangan kemiskinan dari Pemerintah Pusat meliputi:
Baca Juga: Ombudsman Beri Beberapa Catatan atas PPDB Jabar 2022 Tahap 1
- Kartu Indonesia Pintar (KIP)
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
- Kartu Indonesia Sehat (KIS)
- Kartu Program Keluarga Harapan (PKH)
- Kartu Beras Sejahtera (KBS)
- Kartu Sembako Murah (KSM)
2. Terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada Perangkat Daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan bidang sosial
3. Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan untuk ditindaklanjuti dengan visitasi dari panitia PPDB satuan Pendidikan tujuan, dan Surat Berita Acara hasil musyawarah Kelurahan tentang warga yang layak masuk DTKS
Persyaratan Peserta Peserta Didik SLB
1 Persyaratan usia didik peserta didik berkebutuhan khusus di SLB boleh lebih dari ketentuan persyaratan usia peserta didik pada satuan pendidikan umum (TK, SD, SMP SMA, dan SMK);
2. Persyaratan ijazah calon peserta didik SLB hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik SMPLB dan SMALB. Khusus untuk calon peserta didik TKLB dan SDLB tidak diperlukan ijazah
3. Calon peserta didik SLB memiliki dokumen hasil penilaian kekhususan dari pakar psikolog/ tenaga medis (dapat berkoordinasi dengan resource center/pusat layanan pada SLB)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026
-
Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
-
DPR Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tak Boleh Ambil Jatah Pendidikan