Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Jakarta sebagai Ibu Kota Negara tidak akan pernah berhenti berbenah dengan terus melakukan pembaharuan.
"Perjalanan kota kita hampir 500 tahun, kota ini tidak pernah berhenti berbenah diri, kota ini terus menerus melakukan pembaharuan," kata Anies dalam sambutan saat memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-495 DKI Jakarta di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2022).
Anies bertindak selaku Inspektur upacara yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB di Plaza Selatan Monas diawali defile Abang None Jakarta.
Defile kemudian diikuti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), TNI/Polri hingga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Selain defile, pada peringatan itu juga diputar melalui layar monitor sejarah berdirinya Jakarta dan lukisan pasir oleh Vina Candrawati yang menggambarkan perjalanan perkembangan kota Jakarta.
Setidaknya ada sekitar 1.000 peserta upacara terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta dan masyarakat.
Upacara HUT ke-495 DKI Jakarta tahun ini merupakan upacara yang diadakan langsung dihadiri dengan jumlah peserta yang banyak setelah diadakan secara virtual selama dua tahun karena pandemi COVID-19.
Selain itu, upacara HUT yang diadakan di lapangan sisi selatan Medan Merdeka di kawasan Monas merupakan pelaksanaan pertama HUT tahun ini.
Upacara HUT ke-495 DKI tahun ini juga sekaligus menjadi upacara terakhir bagi kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI bersama Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, 2017-2022.
Baca Juga: Dihadiri 1.000 ASN, TNI Dan Polri, Anies Pimpin Upacara HUT Ke-495 DKI Jakarta Di Monas
Anies dan Riza akan mengakhiri masa jabatan mereka pada 16 Oktober 2022.
Dalam upacara HUT DKI yang dikomandani Kepala Biro Umum dan Administrasi Sekretariat Daerah DKI Sugih Ilman itu juga dihadiri sejumlah undangan di antaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Dihadiri 1.000 ASN, TNI Dan Polri, Anies Pimpin Upacara HUT Ke-495 DKI Jakarta Di Monas
-
Soroti Angka Kemiskinan Di DKI, Hasto PDIP: Ahok-Djarot Lebih Baik Dari Anies
-
Menohok! Djarot Saiful Kuliti Kinerja Anies Saat HUT DKI Jakarta, Dari Kemiskinan Hingga Formula E: Prihatin Banget
-
Terpopuler: Peringatan Keras Megawati ke Kader PDIP, Anies Ganti Nama Sejumlah Jalan di Jakarta
-
HUT Jakarta ke-495, Berikut Daftar 11 Museum yang Gratis Biaya Masuk Hari Ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Gus Ipul Ingatkan ASN Kemensos Tetap Absen dan Lapor Kinerja Selama WFH: Ada Sanksi jika Melanggar!
-
Momen Prabowo Beri Hormat ke Satgas PKH, Tegaskan Tak Gentar Hadapi Pencuri Uang Negara
-
Kronologi Pemerasan Sahroni: Didatangi di DPR, Diminta Rp 300 Juta, Dijebak hingga Ditangkap!
-
KPK Bongkar Dugaan Perintah Fadia Arafiq: ASN Diminta Menangkan Perusahaan Tertentu di Proyek Pemkab
-
Serahkan Rp11,4 Triliun, Prabowo Sentil Oknum Birokrasi Nakal
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Gantikan Anwar Usman Jadi Hakim MK, Liliek Prisbawono Punya Harta Rp5,9 Miliar
-
Pembahasan RUU Perampasan Aset Kembali Bergulir, Dinilai Tepat Usai KUHAP Baru Berlaku
-
Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...
-
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK