Suara.com - Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah segera tiba. Selain salat Idul Adha, momen ini diperingati umat muslim dengan menyembelih kewan kurban.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menambah wilayah distribusi daging pada Idul Adha tahun ini. Jika tahun sebelumnya disebar ke 28 provinsi dan 2 negara, maka untuk tahun 2022 kurban online Baznas akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di 34 provinsi dan 2 negara.
"Menebar manfaat secara luas terus dilakukan Baznas dalam setiap program yang dijalankan. Sesuai visinya sebagai lembaga utama menyejahterakan umat, Baznas terus meningkatkan performa agar semakin banyak mustahik yang terbantu, di mana pun dan kapan pun," kata Ketua Baznas, Noor Achmad.
Adapun untuk memperlancar kurban Idul Adha 1443 Hijriah ini, Baznas menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kurban Online BAZNAS UPZ 1443 H, pada Kamis, (23/6/2022) kemarin. Acara yang digelar secara daring itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi UPZ Baznas dalam mengimplementasikan program Kurban Online Baznas.
Selain itu, diharapkan pula menjadi ajang sosialisasi dan menjelaskan pedoman pelaksanaan program Kurban Online Baznas, sehingga UPZ Baznas dapat mereplikasi program tersebut.
UPZ adalah Unit Pengumpul Zakat, yakni satuan organisasi yang dibentuk Baznas, Baznas Provinsi atau Baznas Kabupaten/Kota untuk mengumpulkan zakat.
"Dalam menyambut Idul Adha mendatang, Baznas terus melakukan persiapan maksimal untuk menyukseskan Kurban Online Baznas. Baznas RI memiliki target menghimpun lebih dari 8 ribu ekor hewan kurban setara domba dan kambing. Angka ini naik 50 persen dari tahun sebelumnya," Noor.
Noor melanjutkan, dalam mengupayakan hasil maksimal di Kurban Online Baznas, dibutuhkan koordinasi antar lini, konsolidasi serta peningkatan kapasitas UPZ BAZNAS dalam melaksanakan program Kurban Online Baznas.
Pola koordinasi program Kurban Online Baznas menjadi sangat penting untuk dipahami oleh seluruh elemen yang terlibat, salah satunya UPZ Baznas.
Baca Juga: Idul Adha 2022, Jateng Surplus Hewan Kurban
"Kurban Online Baznas bertujuan untuk menjangkau ujung negeri yang merupakan wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) sekaligus mendorong pemberdayaan peternak di desa. Selain itu, program ini menjadi sarana untuk mensyiarkan ibadah kurban kepada masyarakat agar turut serta menunaikan ibadahnya melalui Baznas," kata Noor.
Noor menyebut, Kurban Online Baznas memberi manfaat tak hanya kepada penerima, namun juga kepada orang yang menunaikan kurban dan peternak binaan Baznas.
Dalam Kurban Online Baznas, hewan kurban tak hanya dibeli langsung dari peternak binaan Baznas, namun juga disembelih dan didistribusikan di desa agar peternak semakin berdaya secara ekonomi dan mustahik dapat memenuhi kebutuhan gizi melalui daging kurban yang didistribusikan.
"Selain penerima manfaat, shohibul kurban juga mendapat kemudahan dalam menunaikan kurbannya. Kemudian juga hal itu akan berimbas positif kepada para peternak binaan BAZNAS di berbagai penjuru daerah yang akan mendapat keuntungan dari penjualan hewan kurban. Tentu hal ini sangat bagus untuk dijalankan dan dimaksimalkan," katanya.
Berita Terkait
-
Bolehkah Lulang Atau Kulit Hewan Kurban Dijual? Begini Hukumnya
-
7 Ucapan Idul Adha 2022 Menyentuh Hati, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
-
5 Amalan Sunnah Idul Adha yang Wajib Diketahui Umat Muslim
-
Khutbah Idul Adha Singkat 2022: Pelajaran Utama Hari Raya Kurban
-
Simak Yuk! Tips Mengumpulkan Biaya untuk Ibadah Haji
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap