Suara.com - Jamaah calon haji asal Jawa Tengah meninggal dunia bertambah jadi 3 orang. Mereka berasal dari embarkasi Solo.
Hal itu berdasarkan catatan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo.
Tambahan satu orang yang meninggal atas nama Yuli Nurani Hidayah (56), warga Plarangan Kabupaten Kebumen, Jateng, tergabung kloter 27, kata Koordinator Humas PPIH Embarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jateng, Minggu.
Jumlah jamaah Embarkasi Solo yang menjalani perawatan karena sakit di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekah Arab Saudi, hingga Minggu, ada sembilan orang.
Sembilan jamaah sakit itu, terdiri dari kloter 3 ada dua orang, kloter 7, kloter 8, kloter 9, kloter 10, kloter 29 satu orang dan kloter 11 dua orang.
Terakhir, jamaah asal Kebumen tersebut meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi, pada Sabtu (25/6), pukul 12.30 Waktu Arab Saudi (WAS), karena sakit "Cardiovascular Disease".
Jenazah kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Sharae Mekkah.
"Dengan bertambahnya satu orang meninggal asal Jateng ini, sehingga totalnya Embarkasi Solo menjadi tiga orang," kata Sarip.
Sedangkan, jamaah calon haji yang masih sakit dan dirujuk di rumah sakit di Tanah Air, ada tujuh orang yakni lima orang dirawat di RS TNI AU Karanganyar dan dua lainnya di RSUD Dr. Moewardi Solo.
Baca Juga: 68.774 Jamaah Calon Haji Indonesia Tiba di Arab Saudi
"PPIH Embarkasi Solo turut berduka cita atas wafatnya jamaah asal Plarangan Kabupaten Kebumen yang diberangkatkan melalui Embarkasi Solo itu, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan amin," kata Sarip.
PPIH mengimbau kepada jamaah haji Embarkasi Solo, untuk selalu memakai alas kaki, jangan menunggu haus untuk minum, perhatikan kesehatan diri sendiri, makan tepat waktu, istirahat yang cukup, dan tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.
"Kami imbau calon haji yang masih di rumah yang akan berangkat ke Embarkasi Solo agar banyak istirahat dan jaga kesehatan semaksimal mungkin dan lakukan konsultasi kesehatan sebagai tindakan antisipasi," katanya.
PPIH Embarkasi Solo hingga pemberangkatan calon haji kloter 33 sebanyak 360 orang, sehingga total yang sudah diterbangkan ke Tanah Suci, sebanyak 11.835 orang dari total kuota penyelenggaraan tahun ini 15.477 orang terbagi 43 kloter.
"Kami baru saja melepas calon haji asal Pekalongan dan Batang tergabung kloter 33 sebanyak 360 orang. Calon haji kloter 33 ini, diberangkatkan melalui Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Minggu, pukul 11.55 WIB," katanya.
Jamaah Embarkasi Solo yang sudah tiba di Tanah Suci, hingga kloter 32 sebanyak 11.475 orang dan yang baru masuk Asrama Haji Donohudan Boyolali, kloter 34 asal Batang dan Boyolali sebanyak 360 orang.
Berita Terkait
-
Ketika Bangkai Pesawat Bekas Jadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
-
Pesangon dan THR Tertahan, Mantan Buruh Sritex Demo Pengadilan
-
Kabar Duka, Ayah Jihoon TWS Meninggal Dunia
-
Meninggal di Tempat Pijat, Ayah Venna Melinda Ternyata Punya Riwayat Sakit Jantung
-
Tanggul Sungai Bremi Jebol, 300 KK di Pekalongan Terdampak Banjir
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit