Suara.com - Presiden Jokowi ke Rusia dan Ukraina. Selain itu, dalam lawatan Jokowi ke luar negeri, dia juga dijadwalkan berkunjung ke Uni Emirat Arab guna membahas kerja sama ekonomi dan investasi, sebagai bagian dari kunjungan kerja ke luar negeri, setelah menyambangi Ukraina dan Rusia.
Khusus kunjungannya ke Ukraina dan Rusia, menurut Jokowi ini penting bagi negara-negara berkembang.
Jokowi dan rombongan akan menyambangi Zelenskyy dan Putin secara terpisah di Kiev dan Moskow untuk meminta agar perang dihentikan, demi membangun perdamaian dunia.
Dalam pertemuan itu, Indonesia bersama negara-negara peserta G7 akan mencari solusi atas krisis pangan dan energi yang dialami dunia, sebagai akibat dari perang Rusia-Ukraina.
"Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi negara-negara berkembang untuk mencegah rakyat negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem dan kelaparan," kata Jokowi dalam keterangan pers yang disaksikan secara virtual dari Jakarta, Minggu.
Saat memberikan keterangan pers terkait kunjungan kerja ke luar negeri di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Jokowi mengatakan bahwa UEA menjadi negara terakhir yang dikunjungi setelah menghadiri KTT G7 di Jerman, serta bertemu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, secara terpisah.
"Yang terakhir, saya akan berkunjung ke Uni Emirat Arab untuk melanjutkan kembali pembahasan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dengan UEA," kata Jokowi.
Kunjungan dia ke UEA ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B Pandjaitan, dengan Presiden Uni Emirat Arab, Mohammad bin Zayed, dan Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, pada pekan lalu.
Dengan pewaris tahta Arab Saudi, Pandjaitan mengaku mendiskusikan rencana penambahan kuota haji Indonesia.
Baca Juga: Temui Presiden Rusia dan Ukraina, Presiden Jokowi Bawa Misi Perdamaian
Selain itu sang pangeran juga menyampaikan minatnya terhadap proyek ibu kota negara baru dan program restorasi hutan bakau.
Ada pun kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab ini dilakukan setelah Jokowi menghadiri rangkaian agenda di luar negeri, antara lain KTT G7 yang digelar di Elmau, Jerman, pada 26-27 Juni 2022.
Ia memastikan bahwa selama ia melakukan lawatan ke luar negeri, roda pemerintahan akan dijalankan Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin. (Antara)
Berita Terkait
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur