Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris (BNPT) perkenalkan KTN dan Warung untuk program deradikalisasi. Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) dan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan (Warung) NKRI merupakan implementasi strategi pentahelix (multipihak) penanggulangan terorisme.
Hal itu dijelaskan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris (BNPT) Jenderal Polisi Boy Rafli Amar usai peresmian KTN dan Warung NKRI di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
KTN yang berpusat di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) tersebut diharapkan dapat menangkal berbagai bentuk tindakan terorisme.
"Ini program deradikalisasi yang dikembangkan BNPT di tengah masyarakat dan bekerja sama dengan semua pihak termasuk akademisi, kalangan pemerintah pusat, daerah," kata Kepala BNPT Komjen Polisi Boy Rafli Amar melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan kendati berpusat di UTS, pelaksanaan KTN dilakukan oleh mitra deradikalisasi dan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan antara lain bidang perikanan, peternakan, pertanian, dan pariwisata. K
"KTN ini akan dikelola oleh mitra deradikalisasi dan masyarakat," kata Boy.
Ke depan, Warung NKRI juga akan menggiatkan dialog dan diskusi kebangsaan untuk menggugah semangat persatuan, toleransi dan perdamaian di Tanah Air.
Secara simbolis, Kepala BNPT menyerahkan benih ikan nila dan bibit tanaman hortikultura kepada Kepala Desa Batu Bulan, Kepala Desa Maman, Kepala Desa Pernek, Kepala Desa Leseng, serta perwakilan Koperasi Mitra Harmoni Abadi.
"Bendungan ini akan menjadi bagian dari program KTN bekerja sama dengan Kementerian PUPR dan pemerintah setempat," kata Boy.
Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi dan mendukung langkah BNPT dalam mencegah terorisme dengan mendirikan KTN dan Warung NKRI.
Ia juga yakin KTN Sumbawa dan Warung NKRI yang berpusat di UTS dapat membawa dampak positif khususnya bagi provinsi setempat dan Indonesia pada umumnya.
"Dengan adanya KTN dan Warung NKRI, NTB menjadi aman dan menyenangkan kita semua," ujar dia.
Menurut dia, cara atau langkah yang dilakukan BNPT bersama pemerintah daerah setempat khususnya dalam hal penanggulangan terorisme dapat didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Ancam HAM dan Demokrasi: Pelibatan TNI Tangani Terorisme Dapat Penolakan Keras
-
Komdigi Gandeng Duta Damai Perluas Informasi Publik dan Edukasi Digital
-
Pelibatan TNI dalam R-Perpres Penanggulangan Terorisme Dikritik, Ancam Demokrasi dan Kebebasan Sipil
-
BNPT Tangkap 230 Orang Terkait Pendanaan Terorisme
-
Soal Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme, Wamenhan: Penegakan Hukum Tetap di Polri
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran