"Waktu aku tes P3K juga ada yang sepuh seperti ini. Kasihan di hari tua mereka masih belum di angkat jadi PNS bahkan tidak bisa merasakan tunjungan hari tua," kata warganet lain.
"57? Bapakku 58 pensiun, njir sedih banget lihate. Pemerintah dari pada ngurus pertalite pake aplikasi mending ngurusi sing ngeneki," timpal yang lainnya.
Utas selengkapnya bisa dibaca di sini.
Kabar Rekrutmen CPNS dan PPPK 2022
Informasi mengenai rekrutmen CPNS dan PPPK untuk tahun 2022 sudah mulai banyak beredar. Disebutkan formasi yang dibuka total 1.085.128 formasi yang tersusun atas beberapa golongan.
Sebanyak 1.035.811 formasi ditujukan untuk PPPK, yang mayoritas diisi dengan PPPK guru di pemerintah daerah (758.018 formasi) dan PPPK fungsional non guru sebanyak 184.239 formasi.
Untuk pusat sendiri, setidaknya akan ada 45.000 formasi untuk PPPK guru, 25.554 formasi jabatan teknis lain, 20.000 formasi dosen untuk Kemendikbud/Kemenag, dan 3.000 formasi untuk dokter/tenaga kesehatan di bawah Kemenkes.
Untuk rekrutmen CPNS 2022 sendiri akan berjumlah 8.941 orang, dengan rincian menyusul.
Baca Juga: Kakak Pamer Beli Paket Minions dari Resto, Reaksi Adik Lelakinya Bikin Gemas
Berita Terkait
-
Tukang Bensin Eceran Pede Jualan di Depan SPBU, Pembeli Bahkan Sampai Mengantre, Publik: Sing Penting Yakin!
-
Viral Istri Curhat Tak Boleh Duduk di Samping Suami Saat Makan, Warganet Curiga Hal Gaib
-
Iseng Makan dengan Pria Tak Dikenal, Nyali Perempuan Ini Buat Warganet Heran
-
Viral Pria Modifikasi Motor dan Helm Jadi Serba Otomatis Ala Iron Man, Publik: Bisa Buat Hindari ETLE Itu
-
Curhat Tetangga Laki-laki di Sekitar Rumahnya Kerap Bergibah dengan Suara Keras, Warganet Beri Saran Begini
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam