Suara.com - Gara-gara gerbang di rumah terbuka, seorang balita berhasil berjalan sendirian ke arah jalan raya. Untung saja ada seorang wanita dewasa yang merupakan salah satu penghui rumah berhasil mengejar balita tersebut.
Kejadian seorang balita yang berjalan sendirian ke pinggir jalan ini terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di depan rumah. Video rekaman CCTV tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @terang_media pada Senin (04/07/22).
"Selalu waspada dan awasilah anak-anak kecil Anda jika bermain," tulis pengunggah video.
Dalam video yang diunggah tampak momen seorang balita berkaus oranye sedang berjalan di area pelataran rumah. Balita ini berjalan ke arah jalan raya dengan berhati-hati.
Dapat dilihat keadaan gerbang di rumah tersebut memang sedang terbuka sehingga balita tersebut bisa berjalan hingga keluar gerbang menuju jalan raya.
Sesaat sebelum balita tersebut menginjakkan kakinya di aspal jalan raya, seorang wanita dewasa yang saat itu mengenakan kaus kuning terlihat berlari dari arah dalam rumah menuju balita tersebut. Ia tampak berlari dengan kencang untuk meraih balita tersebut.
Di akhir video, tampak momen ketika wanita tersebut berhasil meraih tubuh sang balita.
Pada video unggahan ini, juga terlihat momen ketika sebuah truk besar melaju di jalan raya tersebut. Truk tersebut melaju ketika si balita sudah berada di dekat pinggir jalan raya. Beberapa pengendara sepeda motor juga tampak melalui jalanan tersebut.
Terlihat bahwa suasana rumah tempat tinggal balita ini tampak sepi. Tak terlihat adanya penghuni rumah yang berada di luar rumah untuk mengawasi sang balita.
Video ini pun mendapatkan beberapa komentar dari warganet.
"Saya tutup dan kunci semua pintu. Memastikan kembali. Semangat menjaga amanah ya ibu-ibu semua," kata warganet.
"Alhamdulillah masih selamat," ujar warganet.
Hingga saat ini, video unggahan ini telah ditayangkan sebanyak 1,4 ribu kali dan mendapatkan puluhan suka dari warganet.
Berita Terkait
-
Curhat Diusir Saudara saat Hendak Menginap Gegara Sebelumnya Tak Pernah Berkabar, Netizen: Contoh Orang Nggak Tahu Diri
-
Pelawak Kadir Ikhlaskan Koleksi Mobilnya Habis: Sekarang Cuma Pakai Karimun
-
Heboh Video Balita Jatuh dari Car Seat saat Bermain dengan Anak Kecil, Netizen Ramai-Ramai Salahkan Orang Tuanya
-
Dikira Selingkuh, Istri Gerebek Suami di Kamar Hotel, Perempuan Ini Justru Dibuat Jantungan
-
Pria Paruh Baya Tewas Terlindas Truk di Jatinegara, Kepala dan Badan Luka Parah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran