Suara.com - Tersangka investasi bodong, Doni Salmanan kasusnya masih berjalan.
Kasusnya menyita perhatian publik karena sosoknya yang dikenal sebagai seorang influencer dermawan dan crazy rich Bandung.
Usai ditetapkan sebagai tersangka, kasus Doni Salmanan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bale Bandung.
Baru-baru ini, sebuah unggahan menampilkan Doni Salmanan tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bale Bandung yang beredar di media sosial, salah satunya di akun Instagram @rumpi_gosip.
Diantar Mobil Mewah Tanpa Borgol
Doni Salmanan sendiri terancam hukuman pidana hingga 20 tahun penjara. Kendati demikian, dia datang dengan diantar sebuah mobil mewah.
Berpakaian batik, Doni menuju Kejari dengan tangan yang bebas dari borgol.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan video tersebut, Doni diantar ke Kejari Bale Bandung menggunakan mobil Pajero putih.
"Sehat-sehat, saya enggak bisa terlalu banyak ngomong ya," ujar Doni Salmanan saat ditanyai wartawan.
Baca Juga: Viral Harga Seblak di Papua Bikin Kaget, Warganet Bandingkan dengan Harga di Bandung dan Bekasi
"Persiapan sudah dipikirkan secara matang," imbuhnya.
Video Doni Salamanan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Mobil tahanannya keren ya," komentar warganet.
"Santai amat tanpa beban yaa Bang, kok bisa yaa," imbuh warganet lain.
"Baju rapi tanpa borgol mobil bagus, itu tahanan apa saksi," tambah lainnya.
"Itu mobil tahanan atau pejabat penting tanpa ada baju hitam putih tanpa baju tahanan tanpa tangan di borgol asline dia itu di tahan atau mau caleg ya?" tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau