Suara.com - Kini, vaksin booster sudah menjadi keharusan. Untuk itu, masyarakat perlu menyiapkan diri jika belum mendapat vaksin booster. Dimanakah link daftar vaksin booster bisa diakses?
Sebenarnya, untuk mendapatkan vaksin booster, masyarakat dapat langsung ke pusat-pusat kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit di sekitar tempat tinggal. Namun ketersediaan stok vaksinasi tahap 3 ini belum bisa dipastikan.
Mengingat pada hari Senin (4/7/2022) kemarin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, bahwa Presiden Joko Widodo meminta agar vaksin booster jadi syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang.
Selain itu, vaksin booster rencananya juga bakal jadi syarat perjalanan dengan alat transportasi lain. Namun rincian soal alat transportasi mana saja yang disyaratkan vaksin booster akan diatur lebih lanjut di dalam regulasi yang akan diterbitkan Kementerian Dalam Negeri. Vaksin booster juga akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak.
Dengan mengakses link daftar vaksin booster berikut, Anda akan mengetahui dimana saja lokasi tempat penyedia vaksinasi covid-19 tahap ketiga ini.
Link daftar vaksin booster bisa dilihat pada https://covid19.go.id/faskesvaksin . Anda juga bisa memeriksanya di aplikasi PeduliLindungi.
Sebelum mengetahui lokasi dan jadwal vaksin booster, Anda perlu memiliki e-ticket vaksin terlebih dahulu. Cara untuk mengetahui e-tiket vaksin adalah sebagai berikut:
- Pertama, silakan buka aplikasi PeduliLindungi
- Lalu masuk dengan akun yang terdaftar
- Klik menu “Profil”, lalu pilih “Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19”
- Maka status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun
- Cek tiket vaksin dapat dilakukan dengan masuk ke menu “Riwayat dan Tiket Vaksin”.
Apa saja syarat vaksin booster?
Jika Anda ingin menerima vaksin, maka Anda harus mengikuti beberapa syaratnya.
Baca Juga: Layanan Vaksinasi Booster di Batam Tersedia di Seluruh Puskesmas
- Tidak demam atau memiliki suhu tubuh di atas atau sama dengan 37,5 derajat celcius. Jika sedang demam, maka pemberian vaksin akan ditunda hingga sembuh.
- Tidak menderita penyakit hipertensi ataupun tekanan darah tinggi, dengan hasil pengukuran sebesar lebih dari 180/110. Pengidap hipertensi tidak akan diperbolehkan menerima vaksin.
- Tidak menderita HIV dengan angka CD4 <200.
- Tidak menderita penyakit paru seperti asma, PPOK, dan TBC.
- Tidak mengidap penyakit lainnya, terlebih jika ada riwayat alergi, konsultasikan ke dokter.
Bagaimana cara daftar vaksin booster?
Nah, setelah mengetahui syarat vaksin, kini saatnya mengetahui cara daftar vaksin agar mempermudah Anda untuk mendapatkan suntikan ketika sampai di lokasi. Cara daftar vaksin pun sekarang ini sudah sangat mudah.
Anda bisa melakukan pendaftaran vaksin di aplikasi PeduliLindungi. Caranya, silakan unduh aplikasi Pedulilindungi di Google PlayStore atau AppStore.
- Kemudian buat akun dengan mendaftarkan diri melalui alamat e-mail dan nomor telepon lalu isi data sesuai yang diminta dengan benar dan jelas.
- Setelah selesai, masih menggunakan akun yang sama, pilih menu "Pendaftaran Vaksin", lalu Anda akan diminta untuk validasi NIK dengan memasukkan NIK, nama lengkap, dan klik "Periksa".
- Setelah data cocok, maka silakan masukkan nomor HP dan alamat domisili, klik "Selanjutnya".
- Setelah itu Anda akan menemukan halaman konfirmasi terkait data calon peserta vaksin yang didaftarkan. Jika sudah yakin, maka klik "Selanjutnya" dan klik "Ya, Lanjutkan".
- Anda akan mendapatkan kode OTP ke nomor ponsel yang dimasukkan dalam pendaftaran, lalu masukkan kode tersebut dan Anda telah berhasil mendaftar vaksin.
Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai vaksinasi Covid-19, silakan kunjungi link daftar vaksin booster berikut https://covid19.go.id/faskesvaksin .
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni