Suara.com - Isu pelecehan seksual belakangan semakin menjadi sorotan. Pasalnya pelecehan seksual bisa dialami siapa, kapan, dan di mana saja, termasuk di dalam angkutan umum.
Hal itulah yang dialami seorang wanita, seperti yang terekam di video unggahan akun Instagram @banjarnahor. Video tersebut memperlihatkan sosok seorang pria berkacamata yang diduga sudah melakukan pelecehan seksual kepada salah satu penumpang angkot.
"Hati-hati Mbak, jangan deket-deket dia, Mbak," ungkap seorang wanita sambil merekam pria berjaket biru yang duduk di ujung angkot. Tampak pria bermasker itu memangku tas di depan dadanya, dengan salah satu tangan berada di balik tas tersebut.
"Sumpah tadi saya di sebelah situ, dipegang-pegang Mbak. Kurang ajar lu!" ujarnya, dikutip Suara.com pada Kamis (7/7/2022). "Tangannya di balik tas kayak gitu."
Tampak pemuda berkacamata itu sama sekali tidak melihat ke arah kamera. Ia juga terlihat bergerak tidak nyaman dan langsung mengeluarkan tangannya segera setelah sang terduga korban mengungkap modusnya dalam melecehkan.
Video kemudian memperlihatkan percakapan via WhatsApp yang dilakukan korban dengan salah satu temannya. Rupanya pelecehan ini terjadi ketika korban sedang dalam perjalanan dari Stasiun Tebet menuju kantornya di daerah Kuningan.
Korban lantas mengungkap modus aksi pria itu dengan lebih rinci. "Tangan kanan dia masukin jaket, terus megang-megang te** gua, sialan. Padahal penuh itu angkot, tapi orang-orang pada diem," kata korban kepada temannya.
Ketika menyadari ia sudah dilecehkan, korban langsung pindah dan memvideokan sosok pelaku. "Bego nya gua gabuka masker dia, saking udah lemes gua. Dia diem aja kan karena dia salah," sambung korban.
Dalam video berikutnya juga terungkap pelecehan seksual telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Namun meski peristiwa sudah dilaporkan sejak Senin (4/7/2022) kemarin, tampaknya terduga pelaku sampai sekarang belum berhasil diamankan.
Hal ini terindikasi dari caption unggahan @banjarnahor yang bahkan sampai menjanjikan hadiah uang untuk yang bisa membawa pelaku untuk diadili.
"Yang kenal tag orangnya atau bisa DM, yang bisa bawa orangnya, gua kasih duit 500 ribu. Lokasi di Angkot 44 dari stasiun Tebet ke arah Kuningan," pungkas @banjarnahor.
Konten ini tentu menambah panjang peristiwa pelecehan seksual yang viral di media sosial beberapa waktu belakangan. Publik tentu ikut dibuat geram, termasuk karena penumpang lain yang seolah tidak peduli dengan korban pelecehan seksual tersebut.
"Astaghfirullah.. tampangnya baik-baik banget.. ternyata sikapnya jauh lebih baik teman-teman kita di luar sana yang katanya urakan dan berandalan," komentar warganet.
"Buat sekitar tolong peka jika ada orang yang sedang mengalami pelecehan," komentar warganet.
"Pakai masker tapi jelas kok penampilan dan mukanya, semoga banyak orang yang mengenalinya dan akhirnya mau memberikan informasi. Agar bisa ditangkap!!! Biar ketahuan aslinya orang itu kayak apa!!! Biar dapat sanksi pidananya dan sosial juga, karena korban tidak akan bisa lupa seumur hidup!!!" kata warganet.
Berita Terkait
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka