News / Nasional
Kamis, 07 Juli 2022 | 22:08 WIB
kronologi kasus Julianto Eka Putra (Suara.com/ Risna Halidi)

Hal ini disayangkan oleh Arist Merdeka Sirait. Menurutnya, pihak berwenang seharusnya melakukan penahanan setelah terdakwa dikenakan Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan ancaman penjara minimal lima tahun.

Arist yang mendampingi korban sejak awal kasus, menyoroti terdakwa yang masih belum ditahan. Arist juga menjelaskan bahwa Komnas PA telah memberikan pendampingan terhadap korban kekerasan seksual kurang lebih 1 tahun dan ia berharap proses peradilan bisa berjalan baik dan memberikan keadilan kepada korban.

Dikenakan Pasal Berlapis

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Baru menjerat Julianto dengan pasal berlapis. Ia didakwa dengan sejumlah pasal yakni  Pasal 81 ayat 1 jo Pasal 76 D Undang-Undang tentang Perlindungan Anak, juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kemudian, Pasal 81 ayat 2 UU tentang Perlindungan Anak, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP, Pasal 82 ayat 1, juncto Pasal 76e UU Perlindungan Anak, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP dan Pasal 294 ayat 2 ke-2 KUHP, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Demikian kronologi kasus Julianto Eka Putra yang seorang motivator dan pemilik sekolah SPI yang terdakwa sebagai pelaku kekerasan seksual yang masih bebas.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Load More