Suara.com - Sebuah video meresahkan yang direkam di Kota Palembang, Sumatera Selatan sedang menggegerkan media sosial. Pasalnya seorang pemuda bertopi sampai hati merusakkan kaca truk hanya karena murka tidak diberi uang oleh sopir.
Hal ini seperti yang terlihat pada video unggahan akun Instagram @majeliskopi08. Tampak pula keterangan waktu peristiwa meresahkan tersebut, yakni pada Kamis (7/7/2022) kemarin.
Pemuda bertopi tersebut tampaknya sudah dikenali oleh orang-orang sekitar sebagai tukang palak yang suka bersikap sok jagoan. Bahkan ternyata pemuda itu juga membawa parang dan tak segan berusaha melukai korban demi mendapat uang.
"Aksi pemalakan di lampu merah Macan Lindungn Palembang Sumatera Selatan," tulis @majeliskopi08 di kolom caption, seperti dikutip Suara.com pada Sabtu (9/7/2022).
Dalam video terdengar sopir dan kernetnya yang sudah mengantisipasi kedatangan pemuda itu, tetapi mereka juga menolak untuk membuka kaca atau memberikan uang.
Tak disangka, pemuda itu lantas nekat memukulkan parang yang dibawanya ke kaca di sebelah kernet. Bukan cuma untuk memukul, parang itu ternyata juga ikut terlempar masuk dan menjadi barang bukti dari penyerangan yang terjadi.
"Tak diberi uang, pemalak pecahkan kaca truk dengan parang," ungkap @majeliskopi08 melanjutkan.
Kaca dan bodi truk terlihat terus dipukuli demi mengungkapkan amarah sang tukang palak. Mengutip kolom komentar, sopir dan kernet ini juga sudah berusaha mengejar pemuda pelaku kekerasan tersebut namun gagal.
Video lantas beralih menunjukkan sopir dan kernet yang mengabadikan kondisi kendaraan mereka, termasuk sebuah parang yang terlempar masuk saat tukang palak itu memecahkan kaca tadi.
Baca Juga: Viral Video Kekerasan Antar Perempuan, Keluarga Korban Siap Lapor ke Pihak Berwajib
Aksi meresahkan ini jelas menuai sorotan dari banyak warganet. Yang lebih mengerikan lagi, tukang palak ini ternyata bukan satu-satunya yang beroperasi terutama di kawasan jalan lintas Sumatera.
Bahkan mereka berani untuk memalak sekalipun di jalan yang ramai, sebagaimana lokasi kejadian di video yang tampak dipadati oleh kendaraan lain seperti bus dan mobil.
"Mau heran tapi lintas Sumatera," kata warganet.
"Ada kunci Inggris ngapa kaga di kepruk," komentar warganet.
"Jalan lintas sumatra gitu loh, sampah yang kayak gini tolong di musnahkan pak polisi. Kasihan pejuang rupiah ntar pulang ga bawa duit buat anak bini nya," ujar warganet.
"Ngeri yaa sekarang orang emosian. Berani ngerusak ampe ngilangin nyawa juga berani," tutur warganet.
Berita Terkait
-
Warga Muhammadiyah di Sumsel Gelar Salat Idul Adha, Jemaah Padati Masjid-Masjid Dan Lapangan
-
Viral Video Kekerasan Antar Perempuan, Keluarga Korban Siap Lapor ke Pihak Berwajib
-
Nahas, Lima Petani Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk yang Berada di Tengah Sawah
-
Emak-emak Nonton Sepak Bola di Lapangan, Berakhir Berantem sampai Dilerai Tentara, Publik: Enggak Ada Lawan
-
Terekam CCTV, Aksi Maling Bawa Kabur Sepeda Motor Dalam Hitungan Detik
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026