Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dikejutkan dengan seorang pria pada acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseorangan Tahun 2022 di Gedung Olahraga Nanggala Kopassus, Jakarta, Rabu (13/7/2022). Meskipun belum mendapatkan izin, pria tersebut memeluk Jokowi di atas panggung.
Pria tersebut ialah I Made Jan Ardana. Ia diajak naik ke atas panggung bersama pelaku UMK lainnya untuk menceritakan soal produk usahanya.
Saat diberikan kesempatan untuk berbicara, I Made melontarkan satu pertanyaan kepada Jokowi.
"Pak boleh peluk enggak, pak?," kata I Made.
Belum mendapatkan jawaban, I Made langsung menghampiri Jokowi dan memeluk orang nomor satu di Indonesia tersebut. Jokowi langsung tersenyum melihat tindakan berani yang dilakukan oleh I Made.
Salah satu anggota Paspampres yang awalnya berada di bawah langsung naik ke atas panggung untuk menjaga Jokowi dari jarak yang lebih dekat. Anggota Paspampres itu juga yang kemudian meminta I Made untuk tidak berlama-lama.
"Ini kesempatan sekali seumur hidup," ucap I Made usai memeluk Jokowi.
Setelah itu, I Made menceritakan soal usaha yang dirintisnya. Ia mengaku menggeluti usaha produk herbal.
Awal mula I Made menjalankan usaha tersebut dikarenakan tidak memiliki biaya untuk membeli obat herbal bagi orang tuanya yang sedang sakit.
Baca Juga: Netizen Bicarakan Tren Baru Ini yang Dimulai oleh Jennie BLACKPINK di Korea
Berawal dari itu, I Made mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit.
"Awalnya orang tua sakit terus saya rasa herbal itu mahal saya coba produksi sendiri lama-lama alhamdulillah berkembang sampai hingga saat omzet bisa Rp 2 juta per hari," cerita I Made.
Jokowi kemudian mengatakan kalau omzet yang diperoleh I Made itu tidak sedikit. Kalau misalkan omzet itu dihitung per tahun, maka I Made bisa mengantongi setidaknya Rp 210 juta.
"Per tahun Rp 270 juta omzetnya gede banget ini kalau untungnya 30 persen berarti Rp 210 juta untungnya."
Berita Terkait
-
Berkontribusi Besar Bagi Perekonomian, Presiden Tekankan Pentingnya Izin bagi UMKM
-
Dongkrak Omzet, Jokowi Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Platform Daring
-
Tren Kepuasan Terhadap Presiden Jokowi Meningkat, Pemerintah Dinilai Berhasil Menjawab Permasalahan Rakyat
-
Peduli Nasib Santri, 4 Fakta Pembatalan Pencabutan Izin Operasional Ponpes Shiddiqiyyah
-
Dana KUR Rp185 Triliun Belum Tersalurkan, Jokowi: UMKM Segera ke Bank BRI, Bunga Cuma 3%
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik