Suara.com - Jamaah haji diingatkan tidak bawa air zamzam di bagasi pesawat. Sebab air zamzam akan dibagikan langsung ke jamaah haji saat tiba di Indonesia.
Jamaah haji akan dipantau dengan ketat saat ingin kembali ke Indonesia.
Hal itu dikatakan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat.
Pelarangan air zamzam masuk koper bagasi karena bentuknya cairan, jadi tidak boleh dimasukkan ke dalam tas koper.
Tas koper jamaah maksimal beratnya 32 kg, kecuali embarkasi Surabaya hanya 28 kg.
"Barang bawaan jamaah harus ditimbang, harus skrining terlebih dahulu untuk memastikan barang yang dibawa tidak ada barang-barang yang dilarang, termasuk air zamzam," kata Arsad di Makkah, Kamis.
Sebagai informasi, jamaah haji mulai dipulangkan ke Tanah Air pada Jumat 15 Juli 2022.
Barang bawaan jamaah ditimbang 48 jam sebelum pesawat lepas landas.
"Jamaah haji juga memastikan dokumen-dokumen yang mereka miliki dalam kondisi siap, artinya khawatir ada yang tercecer, ada yang mungkin hilang segera melaporkan kepada petugas yang ada di sektor maupun di Daker. Kalau seandainya hilang untuk mengganti penggantinya itu SPLP (surat perjalanan laksana paspor)," kata Arsyad.
Baca Juga: Jamaah Haji Sakit Kembali ke Indonesia Akan Dipulang Lebih Awal Jika Diperlukan
Selain itu, 12 jam sebelum keberangkatan atau kepulangan ke Tanah Air, jamaah harus melakukan tawaf wada sebagai bentuk penghormatan perpisahan untuk menyempurnakan pelaksanaan ibadahnya.
Arsad juga meminta jamaah haji tetap menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker untuk mencegah dari paparan penyakit menular.
Sebelumnya, puluhan koper jamaah haji Indonesia terpaksa dibongkar oleh petugas Air Gate, perusahaan kargo yang ditunjuk maskapai Garuda Indonesia untuk melakukan pemeriksaan dan pengiriman barang jamaah, karena membawa air zamzam.
"Dari hasil pemeriksaan x-ray terhadap 393 koper jamaah Kloter Padang 1, ada 50 koper kedapatan berisi air zamzam," kata Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul), PPIH Daerah Kerja Bandara, Edayati Dasril di gudang Air Gate, Mekah, Rabu.
Koper-koper tersebut milik jamaah haji yang merupakan kloter pertama yang akan pulang ke Indonesia pada Jumat, 15 Juli 2022.
Eda mengatakan air zamzam yang ditemukan dalam jumlah beragam di tiap koper mulai dari beberapa botol sampai ada yang membawa dua liter.
Berita Terkait
-
5 Motor Bebek Jok Lebar dan Bagasi Besar, Setara Matic Kuat Muat Beban Berat
-
Motor Bisa Meledak Tiba-Tiba? Jangan Pernah Simpan 7 Benda Ini di Bagasi, Nyawa Taruhannya
-
Punya Vario 125? Waspada 1 Celah Jok Ini Bisa Bikin Uang di Bagasi Raib Seketika
-
5 Motor dengan Bagasi Besar yang Muat Simpan Helm, Mulai Rp19 Jutaan
-
Cuci Steam Bikin Motor Mogok? Ternyata Ini 1 Bagian yang Haram Disemprot Kencang!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Nama Eks Stafsus Menag IAA Muncul, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Travel Haji
-
Kapolri Ungkap Akar Sosial Judi Online: Dari Pengangguran hingga FOMO
-
Satpam Ditemukan Tewas di Kontrakan Kalideres, Kondisi Tubuh Membiru
-
Hampir Semua Pasar di Kabupaten/Kota 3 Provinsi Terdampak Bencana Telah Operasional Melayani Pembeli
-
Ribuan Personel Bersihkan Aceh Tamiang
-
Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan
-
WNI Gabung Militer Asing: Iming-Iming Gaji Besar, Namun Status Kewarganegaraan Jadi Taruhan
-
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana