Istri Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo saat ini dikabarkan mengalami trauma psikis setelah kejadian penembakan yang menimpa Brigadir J hingga tewas oleh Bharada E. Wanita tersebut diketahui terus menerus menangis setelah insiden tersebut.
Seperti apakah kondisi terkini istri Kadiv Propam usai insiden baku tembak tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Mengalami Gangguan Traumatis
Berdasarkan keterangan dari psikolog yang menanganinya, Novita Tandry, ia menyebut bahwa istri Kadiv Propam saat ini tengah mengalami gangguan traumatis karena melihat kejadian tersebut secara langsung. Istri Kadiv Propam mengalami syok hingga terus menerus menangis dan membutuhkan dampingan psikolog.
Novita sendiri merupakan psikolog yang ditunjuk oleh Polres Metro Jakarta Selatan untuk mendampingi istri Ferdy Sambo menjalani trauma healing pasca insiden polisi tembak polisi dan dugaan pelecehan seksual.
"Beliau sekarang mengalami gangguan traumatis karena melihat langsung saat kejadian itu terjadi. Sangat syok dan terus-menerus menangis. Keadaannya secara mental psikologis memang sangat butuh pendampingan dari ahlinya psikolog,” ungkap Novita.
2. Dipicu Adanya Dugaan Pelecehan Seksual
Diketahui, alasan Bharada E menembak Brigadir J karena diduga melecehkan istri Kadiv Propam. Brigadir J sebelumnya tewas ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada hari Jumat, 8 Juli 2022 pukul 17.00 WIB.
Brigadir J diketahui merupakan sopir istri Ferdy Sambo. Sementara itu, Bharada E merupakan ajudan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Selidiki Polisi Tembak Polisi, Komnas HAM akan Memanggil Ferdy Sambo dan Keluarga Brigadir J
3. Alami Gangguan Sulit Tidur
Diungkap oleh Novita Tandry, istri Kadiv Propam saat ini syok dan mengalami gangguan sulit tidur usai kejadian pelecehan.
"Pada saat bertemu dengan Ibu (istri Kadiv Propam), keadaannya sangat shock terguncang pastinya, trauma, sulit tentunya dia bisa berkonsentrasi dan sejak kejadian sampai sekarang itu tidak bisa tidur pastinya," kata Novita.
Syok yang dialami oleh istri Kadiv Propam tersebut diakibatkan oleh rentetan peristiwa yang dialami olehnya, mulai dari pelecehan, penodongan senjata, hingga kejadian baku tembak di rumahnya. Di tambah beban psikologi dari ramainya pemberitaan atas kejadian tersebut.
"Karena melihat langsung keadaan, yang pasti pertama karena pelecehan, kemudian kedua karena melihat dan menjadi saksi langsung bagaimana terjadinya penembakan," ungkapnya.
4. Didampingi Psikologi Secara Khusus
Berita Terkait
-
Selidiki Polisi Tembak Polisi, Komnas HAM akan Memanggil Ferdy Sambo dan Keluarga Brigadir J
-
Komnas HAM Pastikan Bekerja secara Independen Usut Kematian Brigadir J
-
Usut Kasus Kematian Brigadir J, Komnas HAM Segera Selidiki Barang Bukti dan Datangi Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo
-
Usut Kasus Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Nyatakan Akan Panggil Semua Pihak
-
Jadi Pertaruhan Kredibilitas Polri dan Pemerintah, Mahfud MD Kawal Kasus Penembakan di Kediaman Kadiv Propam
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'
-
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?
-
Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan