Suara.com - Ribuan emak-emak mengatasnamakan Mak Ganjar Banten menghelat acara Halal Bihalal dan Doa Bersama untuk Indonesia di Pondok Pesantren Nurhidayatullah, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Acara ini juga menyuarakan dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024-2029.
Dukungan ini diberikan lantaran Ganjar dinilai tepat melanjutkan kepemimpinan Nasional, terutama karena rekam jejaknya selama ini yang tegas dan bersih dari korupsi.
Koordinator Nasional Mak Ganjar, Nining mengatakan, terdapat setidaknya 1.300 peserta hadir dalam doa bersama kali ini. Nining tak menyangka, animo masyarakat yang mendukung Ganjar begitu banyak.
"Hari ini adalah acara yang ke-sembilan kali kita gelar acara Mak Ganjar Berdoa Bersama untuk Indonesia. Dan selalu saja acaranya mendapat sambutan antusias, karena sosok Ganjar Pranowo memang disukai banyak kalangan. Termasuk emak-emak," kata Nining.
Nining menyebut, alasan emak-emak di Banten mendukung Ganjar tak lain karena sikapnya yang ramah, komunikatif, bergerak cepate menangani masalah, tapi sekaligus tegas dan bersih dari korupsi. Bahkan, berbagai penghargaan terkait antikorupsi berhasil diraih Provinsi Jateng selama kepemimpinan Ganjar.
"Pak Ganjar ramah, tapi kerjanya serius. Kinerja untuk pemerintahannya juga bersih dari korupsi. Yang disampaikan oleh emak-emak di lingkungan Pandeglang ini lebih kepada bahwa Insya Allah Indonesia akan semakin baik jika dipimpin Pak Ganjar," ungkap Nining.
Selain itu, lanjut Nining, sepak terjang Ganjar Pranowo sejak menjadi anggota DPR dan sekarang Gubernur Jawa Tengah, jelas turut memberikan contoh nyata dalam menanamkan jiwa antikorupsi kepada masyarakat sejak usia dini. Caranya, dengan pendidikan antikorupsi melalui mata pelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi.
"Karena melihat banyak kasus korupsi, masyarakat sekarang sudah pada melek bahwa memang Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas dan bersih," jelas Nining.
Senada dengan Nining, Pemimpin Pondok Pesantren Nurhidayatullah, KH Khalid Nawawi mengaku telah mengikuti sepak terjang Ganjar Pranowo selama ini. Menurut dia, Ganjar memang cocok dan sangat pantas untuk memimpin Indonesia.
Baca Juga: Peringati Sewelasan, Ganjar Beri Pesan Ini ke Para Santri
"Alhamdulillah walaupun Abi belum pernah bertemu langsung, tetapi Abi melihat di semua pemberitaan, menurut Abi Pak Ganjar memang baik, bagus, merakyat, Insya Allah pemimpin masa depan," ujar KH Khalid.
Sebelumnya, pada April 2022, Provinsi Jateng berhasil menyabet penghargaan level tiga Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks dari Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, dua penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi kawan-kawan di Pemprov Jateng untuk menjadi lebih baik. Selain dapat menjadi instrumen mencegah korupsi, juga sebagai penilaian terhadap kinerja dan manfaat atau audit value.
Di lain kesempatan, sebagai tindakan penanaman jiwa antikorupsi sejak dini, Ganjar Pranowo menindaklanjuti arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pendidikan antikorupsi. Salah satu upaya yakni memasukkan prinsip antikorupsi ke mata pelajaran yang diajarkan.
"Tidak harus dengan kurikulum khusus, tapi insepsi ke mata pelajaran yang ada,” kata Ganjar, menanggapi dua penganugerahan antikorupsi itu, Mei tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri