Suara.com - Pengamat Politik dari Universitas Trisakti, Ujang Komaruddin mengritisi soal acara Jakarta Menyapa yang mengundang kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Jakarta International Stadium (JIS) Sabtu (16/7) lalu. Ia menilai kegiatan yang digelar Gubernur Anies Baswedan itu sarat politik.
Menurut Ujang kegiatan yang dilakukan tokoh politik seperti Kepala Daerah memang kerap bernuansa politis. Apalagi Anies merupakan kandidat kuat untuk dimajukan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
"Jadi saya melihat kalau dibilang (acara Jakarta Menyapa) sarat kepentingan politis ya bisa jadi, bisa iya dan dalam konteks politik biasa-biasa saja, wajar-wajar saja," ujar Ujang saat dihubungi Suara.com, Senin (18/7/2022).
Menurut Ujang, ibu-ibu PKK merupakan pemilih potensial yang biasanya royal dengan calon yang dipilih. Bahkan, mereka juga kerap ikut kampanye dengan mengajak orang sekitar memilih kandidatnya.
Karena itu, Anies bahkan sampai berjanji mengadakan acara mengumpulkan ibu-ibu PKK dalam jumlah besar di JIS setiap tahunnya.
"Kita tahu juga bahwa emak-emak, ibu-ibu itu pemilih potensial, pemilih royal. Yang bisa juga mengajak suaminya, anak-anaknya, ajak yang lain untuk memilih Anies atau capres yang lain," ucapnya.
Kegiatan ini juga dianggap Ujang sebagai upaya Anies memanfaatkan JIS untuk kepentingan politik di sisa masa jabatannya yang akan berakhir pada bulan Oktober mendatang.
"Saya melihatnya bahwa ini adalah bagian dari langkah politik anies sebelum berakhir masa jabatannya di bulan oktober 2022 ini ingin mengumpulkan ibu-ibu, emak-emak yang di situ adalah bagian dari sebuah kekuatan politik," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merencanakan kegiatan rutin untuk ibu-ibu kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tiap tahun di Jakarta International Stadium (JIS). Padahal, masa jabatannya sebagai Kepala Daerah akan berakhir empat bulan lagi pada Oktober 2022 mendatang.
Hal ini disampaikan Anies saat memberikan sambutan dalam acara apresiasi peran kader PKK bertajuk Jakarta Menyapa bersama puluhan ribu kader PKK Provinsi DKI Jakarta di JIS, Jakarta Utara, Sabtu (17/7) malam. Menurutnya, bisa mengumpulkan puluhan ribu kader PKK ibu kota di satu tempat adalah suatu capaian.
"Kami menyadari pencapaian ini adalah kolaborasi yang luar biasa. Kami sangat berbangga dan mari berikan tepuk tangan untuk mereka. Oleh karena itu, atas nama Pemprov DKI Jakarta, kami mengucapkan selamat datang di JIS," kata Anies di lokasi.
"Jadikan ini pertemuan pertama tapi bukan pertemuan yang terakhir, menjadi kegiatan rutin setahun sekali," tambahnya.
Ditanya lebih lanjut soal rencananya itu, Anjes menyebut sebenarnya mengumpulkan kader PKK tidak hanya bisa dilakukan di JIS saja. Namun, stadion kandang klub sepak bola Persija Jakarta ini memiliki kapasitas besar dengan fasilitas mumpuni.
Bahkan, Anies memperkirakan sekitar 100 ribu kader PKK bisa dikumpulkan di tempat ini.
"Di mana saja bisa. Cuma, kan tempatnya yang cukup di sini. Kader PKK kan ada 100 ribu lebih, salah satu tempatnya di sini supaya mereka ketemu setahun sekali, bisa berinteraksi dan sekaligus masyarakat Jakarta tahu, inilah orang-orang yang berjasa," ucapnya.
Berita Terkait
-
Bupati Tangerang Zaki Iskandar Dianggap Cocok Gantikan Anies Baswedan, Sandiaga Uno: Dia Ngerti Banget Jakarta
-
JIS Diresmikan Minggu 24 Juli 2022, Wagub DKI Sebut Bakal Ada Pertandingan dari Persija Jakarta
-
Tebar Janji di Sisa 4 Bulan Masa Jabatan, Anies Mau Kumpulkan 100 Ribu Ibu-ibu PKK ke JIS Tiap Tahun
-
Kerap Ditunda, Akhirnya Pemprov DKI Pastikan Grand Launching JIS Digelar 24 Juli
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?